Diduga Memalsukan Tanda Tangan Bupati, Sejumlah Pegawai diperiksa

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Memalsukan Tanda Tangan Bupati, Sejumlah Pegawai diperiksa

Sku Metropolitan
Minggu, 14 Agustus 2016
Musirawas, MetropolitanInspektorat  Kabupaten Musirawas (Mura), Propinsi Sumatera Selatan, belum lama ini telah memeriksa sejumlah pegawai Kantor Pemberdayaan Perempuan (KPP), soal dugaan pemalsuan tanda tangan Bupati Mura terkait  di sejumlah kegiatan KPP, salah satunya Perjalanan Dinas Keluar Daerah 2016.
 
 Hal ini dikatakan Yos Fadli Dasyob, Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah III Inspektorat Mura, saat ditanya METRO diruang kerjanya minggu lalu mengatakan, Informasi ini emang benar, tapi masalah ini sudah lama dan sejumlah pegawai di KPP Mura sudah dipanggil.
            “Kami sudah memeriksa sebanyak 5 orang pegawai KPP diantaranya Kepala Kantor, PPTK, Bendahara dan yang dua lagi saya lupa, mereka sudah kita mintai keterangan soal  pemalsuan tanda tangan Bupati. Pemalsuan tanda tangan Bupati diduga dilakukan untuk t kegiatan perjalanan dinas keluar daerah ”, jelasnya.
            Kemudian, Dirinya tidak bisa mengatakan secara detail dan membuktikan masalah tanda tangan Bupati dalam kegiatan tersebut palsu atau tidak, karena untuk membuktikannya harus dibawa uji LAB. 
“Untuk Menangani persoalan tersebut di Inspektorat Saya tidak sendirian melakukannya, tapi ada tim, ketuanya Ibu Riana Dewi dan masalah ini sudah kami laporkan kepada Bupati”, Ungkapnya.
            Sementara itu, Karmila, Plt, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Mura, saat dikonfirmasi Metropolitan minggu lalu, melalui via ponsel HP. No.08127888xxx mengatakan, Dirinya sampai kini tidak tahu soal sejumlah pegawai KPP yang diperiksa Inspektorat  terkait dugaan pemalsuan tanda tangan Bupati dalam kegiatan Perjalanan Dinas Keluar Daerah, karena pada waktu itu Dirinya belum menjabat Kepala Kantor  Pemberdayaan Perempuan.
            “Masalah itu saya tidak tahu, dan aku tidak mau mengorek atau membuka masalah tersebut, sebab persoalan itu bukan wewenang saya,  pada saat permasalahan itu saya belum ada disana, jika orang Inspektorat tahu persoalan itu, silahkan cari tahu disana”, Ujarnya.
Menurut sumber, saat ditanya Metropolitan, belum lama ini, mengatakan  jumlah pegawai KKP yang diperiksa Inspektorat hampir seluruhnya, terkait dugaan pemalsuan tanda tangan Bupati  disejumlah kegiatan  KPP.
“Hampir semua pegawai KPP diperiksa Inspektorat dan bohong jika pegawai Inspektorat mengatakan cuma 5 pegawai KPP yang diperiksa. Dan perlu diketahui pemalsuan tanda tangan Bupati tidak pada satu kegiatan saja, tapi  hampir seluruh kegiatan di KPP diduga tanda tangan Bupati dipalsukan”, Ujarnya.  (anton).