Nyaris Tusuk Wartawan Oknum Pejabat PU Pengairan Dipolisikan

Iklan Semua Halaman

.

Nyaris Tusuk Wartawan Oknum Pejabat PU Pengairan Dipolisikan

Sku Metropolitan
Selasa, 02 Agustus 2016
Musirawas, Metro - Lagi di Musirawas terjadi kekerasan tehadap wartawan yang bertugas di Musirawas, kali ini yang dialami Toding Sugara, wartawan Surat Kabar Mingguan, Lantera Indonesia, dimana Oknum pejabat melakukan pengancaman dan bahkan tidak segan-segan oknum penjabat tersebut mengejar dengan membawa senjata tajam (sajam) yang hendak mau menghabiskan wartawan. Hal ini terjadi, dihalaman Dinas PU Pengairan Musirawas, Propinsi Sumsel, pekan lalu. 

Dalam laporannya, Toding Sugara menyebutkan, ‎awalnya dia ditelepon oleh oknum pejabat tersebut. Saat diangkat, pejabat tersebut mengeluarkan kata-kata ancaman. 

"Dia tanya saya dimana, lalu bilang kito bekapakan betujahan bae. Kau beritakan aku, kita ketemu di kantor saja," ungkap Toding Sugara menirukan ucapan oknum pejabat tersebut yang mengancamnya melalui 

telepon.  Mendengar kalimat tersebut, Toding Sugara lalu menuju kantor Dinas PU Pengairan. Sesampainya di kantor Dinas PU Pengairan, oknum pejabat tersebut belum datang. Sekitar seperempat jam kemudian, barulah sang oknum pejabat itu datang pakai mobil avanza warna hitam, bersama dua orang. 

"Begitu dia turun, langsung tanya, siapa preman kamu, sambil mengeluarkan benda logam berhulu merah terbungkus koran (diduga parang). Lalu salah seorang rekannya yang datang satu mobil, tiba-tiba mengayunkan pisau ke perut saya, tapi tidak kena karena saya mengelak," kata Toding Sugara 

"Karena tak kena, orang itu mengayunkan pisau ke teman saya yang kebetulan ada didekat saya, tapi juga tidak kena. Kemudian, saya lari dan dikejar oleh oknum pejabat sambil mengacungkan parang. Setelah saya diluar pagar kantor, dia berhenti mengejar," kata Toding Sugara.

Dilanjutkan, setelah itu dia tidak tahu lagi, kemana oknum pejabat tersebut. Sebab, dia berlari dengan meninggalkan sepeda motornya di kantor Dinas PU Pengairan‎, menuju Polres Musirawas. Sesampainya di Polres, ia kemudian langsung melapor.
Terkait laporan ini, Kepala Unit III SPKT Polres Musiraws, Aiptu Merah Indra membenarkan adanya laporan tersebut.

"Benar ada laporan tersebut, dan laporan masyarakat ini sudah kami layani dan diterima di SPKT Unit III. Untuk tindaklanjutnya, di Reserse," katanya. (anton)