Proyek Jaling Disoal Warga

Iklan Semua Halaman

.

Proyek Jaling Disoal Warga

Sku Metropolitan
Minggu, 14 Agustus 2016
Bekasi, Metro - Pemerintah telah mengalikoasikan anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan di wilayah Kabupaten Bekasi. Tetapi pelaksana dan pengawas dari dinas terkait kurang mendukung program pemerintah tersebut, hal itu terbukti dengan pelaksanaan proyek pembanagunan jalan lingkungan (jaling) di kampung Kavling Jati RT 02/04, Kelurahan, dan Gang Puskesmas Buni Bakti Rt 10/06 Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
 
Diduga pelaksana pekerjaan tidak mengerjakan sesuai dengan RAB dan speck teknis, hal itu berdasarkan hasil investigasi Koran Metropolitan di lapangan, serta hasil kajian teknik binamarga, Jumat (12/8) lalu.

Proyek Jaling yang baru saja dikerjakan oleh CV Mitra Dua Sahabat dan CV Dinar Prakasa tersebut didanai menggunakan dana anggaran APBD murni tahun anggaran 2016.

Selain itu, berdasarkan hasil monitoring LSM  Laskar Merah Putih (LMP) Agus, pekerjaan existingnya pun diduga asal-asalan. Dikhawatirkan daya tahan pekerjaan jaling tersebut tidak akan bertahan lama, dikarenakan adanya indikasi ketebalan coran dikurangi menjadi tidak sesuai standar. Sehingga berakibat pada out put pekerjaan, dimana rigit yang baru saja selesai sekarang diduga tidak akan lama lagi sudah pada retak-retak,” ujar Ketua LMP.

Melihat kondisi pekerjaan jaling seperti ini, lanjutnya, mengidikasikan adanya dugaan KKN antara pihak PPK maupun PPTK dengan pihak pelaksana pekerjaan (kontraktor).

“Indikasinya mereka bersama-sama melakukan penyelewengan keuangan Negara. Mengingat dana yang dianggarkan untuk proyek tersebut tidak sebanding dengan kondisi, serta kualitas jaling yang harus dihasilkan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ketua LPM Babelan berharap pihak yang bertanggung jawab dalam pekerjaan proyek jaling tersebut dapat memberikan klirifikasi secara detail. “Karena kami sadar, bahwa kita menganut azas peraduga tak bersalah,” pungkasnya.  acep/doy