Ada dugaan penyimpangan lelang di rumah dinas Gubernur

Iklan Semua Halaman

.

Ada dugaan penyimpangan lelang di rumah dinas Gubernur

Sku Metropolitan
Kamis, 15 September 2016
Pada tahun 2016, Biro humas, protokol dan umum setda provinsi Jawa Barat melakukan lelang "Jasa Kebersihaan Rumah dinas Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat" dengan HPS (Harga Prakiraan Sendiri) sebesar Rp.387.770.416, dan Pada tahun 2015, pada lelang yang sama, atau lelang "pengadaan Jasa Kebersihaan rumah dinas Gubernur, dan wakil Gubernur Jawa Barat" dengan HPS sebesar Rp.559.363.616.
 
Dari lelang diatas, kami dari CBA (Center For Budget Analysis) menemukan kejanggalan dalam lelang ini seperti, pertama, HPS tahun 2015 sebesar Rp.559.3 juta sangat mahal sekali, dan pada tahun 2015 ini, cenderung ada dugaan mark up sebesar Rp.173.5 juta, bila dibandingkan pada tahun 2016, hanya sebesar Rp.385.7 juta. Masa untuk pengadaan Jasa Kebersihaan Rumah dinas Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat lebih murah pada tahun 2016 bila dibanding pada tahun 2015.
 
Kedua, lelang tahun 2016 dan tahun 2015 ini, dengan total HPS sebesar Rp.945.1 juta untuk pengadaan " pengadaan Jasa Kebersihaan rumah dinas Gubernur, dan wakil Gubernur Jawa Barat" ditemukan potensi kerugian negara sebesar Rp.36.733.424 atas dua lelang di Biro humas, protokol dan umum setda provinsi Jawa Barat.
 
Ketiga, yang paling kentara dugaan penyimpangan lelang ini adalah penentuan perusahaan pemenang lelang setiap tahun, hanya dimenangkan selalu oleh perusahaan yang bernama PT. Caringin Jaya, yang beralamat pada jalan sauyunan 1 No.11 Kota Bandung Maka untuk itu, kami meminta kepada kejati Jawa barat untuk segera memanggil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan untuk diminta keterangan atas potensi kerugian negara sebesar Rp.36.7 juta atas lelang yang berasal dari proyek di Biro humas, protokol dan umum setda provinsi Jawa Barat.(Simon)