Indonesia Akan Makmur dan Jaya Melalui Kerja Nyata

Iklan Semua Halaman

.

Indonesia Akan Makmur dan Jaya Melalui Kerja Nyata

Sku Metropolitan
Minggu, 04 September 2016

Kota Serang - Teks Proklamasi kembali dikumandangkan oleh semua peserta apel pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-71 di seluruh nusantara. Bendera pusaka merah putih begitu gagahnya berkibar seperti memberi semangat kepada jutaan rakyat Indonesia yang sedang bergembira melaksanakan hari kemerdekaannya. Begitupun perayaan hari penuh sejarah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tak kalah khidmatnya. Mengambil tempat di lapangan upacara Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Curug - Kota Serang, Gubernur Banten H. Rano Karno, S.IP bertindak sebagai Inspektur Upacara

Pada acara tersebut, Gubernur menyampaikan amanatnya bahwa dalam rangka mengisi kemerdekaan ini, diperlukan segala daya upaya agar Indonesia menjadi negara yang bermartabat, maju, mandiri dan sejahtera. Hal tersebut selaras dengan tema peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-71 pada tahun 2016, yaitu “Indonesia Kerja Nyata”.
Hanya melalui kerja nyata sebuah bangsa akan meraih kemakmuran dan kajayaannya. Hanya melalui kerja nyata bangsa Indonesia akan bisa membangun jiwa raganya untuk kejayaan Indonesia. Hanya melalui kerja nyata jualah Indonesia akan dapat berdiri kokoh untuk selama -lamanya dan mampu mewujudkan semua cita-cita mulia,” tegas Gubernur.
Dalam konteks pembangunan Provinsi Banten, Gubernur mengatakan, sesungguhnya selama ini pemerintah sudah melaksanakan kerja dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, perekonomian serta daya saing daerah, dimana hasil-hasil pembangunannya juga sudah bisa dinikmati bersama.
Akan tetapi kedepan kita semua harus lebih meningkatkan semangat dan kebersamaan dalam melaksanakan kerja pembangunan,” ujar Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa Provinsi Banten sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan nasional. Secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Banten terus mengalami peningkatan, baik kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik maupun daya saing daerah yang ditujukan oleh beberapa indikator. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 67,2 persen pada tahun 2003 menjadi 70,27 persen pada tahun 2015. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) secara progresif pada triwulan II tahun 2016 mampu tumbuh sebesar 5,16 persen. Prosentase penduduk miskin mengalami penurunan dari 9,22 persen pad tahun 2003 menjadi 5,42 persen pada bulan Maret 2016. Prosentase pengangguran mengalami penururan dari 17,45 persen pada tahun 2003 menjadi 7,95 persen pada bulan Februari 2016.
Bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten tahun 2001 sebesar Rp. 212,39 Miliar meningkat menjadi Rp. 5,2 Triliun pada tahun 2016.. Hal ini menunjukan adanya peningkatan kemandirian keuangan daerah, termasuk rasio elektrifikasi Provinsi Banten pada tahun 2002 sebesar 59 persen meningkat menjadi 94,78 persen pada tahun 2015,” sebut Gubernur.
Gubernur menambahkan, selain keberhasilan pencapaian indikator-indikator pembangunan diatas, masyarakat Banten patut bersyukur dan bergembira atas keberhasilan kafilah Banten meraih gelar Juara Umum dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-26 di Kota Mataram - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.
Ini juga merupakan bukti nyata bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Banten tidak kalah dengan daerah-daerah lainnya, yang apabila diberikan pembinaan, pendidikan yang baik dan terarah serta kesempatan, maka Alhamdulillah hasilnya sangat membanggakan kita semua. Cita-cita dan doa seluruh lapisan masyarakat Banten selama ini untuk menjadi Juara Umum dapat terwujud,” ungkap Gubernur.
Gubernur juga menyadari bahwa masih terdapat hasil-hasil pembangunan yang kurang optimal, dan masih ada tantangan pembangunan yang harus mampu diatasi bersama, antara lain penginkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur wilayah dan kawasan, menekan angka kemiskinan dan pengangguran sekecil mungkin, meningkatkan investasi, pengembangan ekonomi berbasis masyarakat, peningkatan pelayanan dasar serta pentanaan reformasi birokrasi guna mewujudkan Good Governance.
Berkaitan dengan adanya 12 proyek strategis Nasional yang berlokasi di Banten, saya ingin menegaskan kembali bahwa keberadaan proyek tersebut merupakan peluang yang harus kita manfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan rakyat Banten. Rakyat Banten tidak boleh hanya jadi penonton saja, tetapi harus dapat berperan aktif dan mengambil manfaat secara maksimal dari setiap peluang dan dampak positif yang muncul dari keberadaan proyek strategis tersebut,” tegas Gubernur.
Dipenghujung amanatnya, Gubernur berharap agar semangat kebersamaan, kerjasama dan sinergi yang sudah dibangun selama ini tetap terpelihara dengan baik dan ditumbuh kembangkan guna mewudjukan agenda-agenda pembangunan yang telah ditetapkan bersama.
Saya mengajak seluruh jajaran aparatur Pemprov Banten, Pemerintah Kabupaten/Kota, instansi vertikal, TNI, Polri, dan masyarakat umumnya untuk senantiasa memelihara stabilitas keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Semoga setiap langkah yang kita lakukan mendapatkan bimbingan dan ridho serta kemudahan dari Allah SWT. Amin Ya Robbal Allamin. Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Merdekaaaaa,” ungkap Gubernur.
Pada penyelenggaraan upacara tersebut, bertindak sebagai Komandan Upacara Komandan Batalyon Inf 320 Badak Putih yaitu Mayor Infanteri Asyraf Azis dan Mayor Infanteri M Jaini sebagai Perwira Upacara.
Pembawa Bendera duplikat Bella Larisa Sumantri salah satu siswi SMA Kota Tangerang. Pembacaan teks Proklamasi Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, yang membacakan teks Pancasila Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri, dan pembacaan naskah Undang-Undang Dasar 1945 Komandan Korem 064 Maulana Yusuf Kolonel Infanteri Wirana Prasetya Budi.
Turut hadir dalam upacara tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Banten, Mantan Wakil Gubernur Banten HM Masduki, tokoh serta pendiri Provinsi Banten, anggota DPR RI asal Provinsi Banten, anggota DPRD Provinsi Banten, pejuang veteran, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Banten, serta pimpinan BUMD dan BUMS. Selain itu, hadir juga peserta upacara yang di dominasi oleh PNS Pemprov Banten, pelajar, mahasiswa, TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Banten dan perwakilan masyarakat.(Hms/Bud)