Oknum Petugas Lion Air Bandara Hangnadim Batam, mengatakan anjing terhadap konsumen

Iklan Semua Halaman

.

Oknum Petugas Lion Air Bandara Hangnadim Batam, mengatakan anjing terhadap konsumen

Sku Metropolitan
Senin, 26 September 2016
BATAM, METRO - Maskapai penerbangan Lion Air Cabang Kota Batam terkesan tidak profesional dan melecehkan konsumen.  Kondisi ini dialami oleh seorang konsumen Lion di Batam yang terlambat check in.
Menurut Habli seorang konsumen jasa penerbangan Lion Air Batam, bobroknya pelayanan yang disuguhkan semakin diperparah oleh sikap karyawan seperti Customer Service (CS) di dalam memberikan pelayanan kepada konsumennya.

“Pelayanan karyawan Maskapai Lion Air Batam kepada konsumennya sangatlah tidak wajar dan juga tidak beretika, jujur saya sangat menyesalkan itu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/9/2016).

Ungkapan seperti itu terlontar bukanlah tanpa sebab, akan tetapi rasa kesal yang bercampur dengan penyesalan tersebut terjadi karena ucapan seorang CS yang seakan tidak berpendidikan dalam melayani konsumen, ketusnya.

Kejadian berawal dari hangusnya tiket penerbangan dari Batam tujuan Jakarta dengan keberangkatan pukul 15.35 WIB . Namun karena terlambat check in beberapa menit sebelum pesawat lepas landas, tiket yang dipegang dinyatakan gugur, kenang Habli.


“Memang saya salah, dan saya akui itu. Tapi yang bikin saya heran adalah pada saat saya telat, dalam waktu yang bersamaan juga ada orang lain yang ikut terlambat. Namun orang tersebut tetap bisa masuk melanjutkan penerbangannya,” terang Habli.

Melihat adanya kejanggalan itu, sambung Habli, maka dirinya berusaha untuk melakukan upaya komplain kepada pihak maskapai. Kemudian, dirinya mempertanyakan tentang bagaimana SOP penerbangan dan batas waktu kompensasi yang diberikan kepada seorang CS.

“Oleh sebab itu, saya berupaya untuk mempertanyakannya kepada pihak maskapai dengan mendatangi CS nya,” ujarnya lagi.

Namun, lanjutnya, setelah mendatangi CS dan bertanya, malah bukan jawaban yang diberikannya. Melainkan menjawab pertanyaan dengan menggunakan kata-kata kotor yang tidak sepantasnya diutarakan oleh seorang karyawan sekelas perusahaan Maskapai Lion Air.

“Bukankah CS itu tempat pengaduan para konsumen ketika ada sesuatu permasalahan, tapi apa yang telah dilakukan oleh karyawan Lion Air kali ini sangatlah berlainan. Masak ketika dikomplain dia malah bilang ‘anjing mana aku tahu’,” bebernya.

Pada saat hendak melakukan komplain, kata Habli, memang dirinya agak sedikit tersulut emosi. Tapi masih tetap dalam batas sewajarnya, dan untuk komplain yang dilakukan bukankah itu merupakan hak konsumen.
Akan tetapi, tidak seharusnya seorang karyawan yang posisinya sebagai CS memberikan jawaban dengan mengeluarkan perkataan seperti itu.

Seperti yang telah diketahui bersama selama ini, bahwa telah banyak berita tentang amburadul dan bobroknya kinerja pelayanan Lion Air dimana-mana. Yakni seenaknya saja melakukan penundaan penerbangan dengan beragam macam alasan, namun sekarang hal seperti ini lagi yang menjadi masalahnya, ungkapnya.

“Apabila terjadi penundaan, mereka hanya mampu bilang maaf ya. Tapi apakah cukup dengan kata itu saja. Kalau kita telat datang, mereka bilang seperti itu. Seenaknya saja,” gusarnya.

Oleh karena itu, atas apa yang telah dialaminya, Habli mengecam keras pihak Maskapai Penerbangan Lion Air Batam yang hanya memikirkan materi pendapatan saja. Namun tidak sejalan dengan suguhan pelayanan prima yang maksimal diberikan kepada pelanggan ataupun konsumennya, pungkasnya. (jhn)