Pelayanan Tidak Profesional Anggota DPRD Datangi PTSP

Iklan Semua Halaman

.

Pelayanan Tidak Profesional Anggota DPRD Datangi PTSP

Sku Metropolitan
Selasa, 27 September 2016
BATAM, METRO - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam, Kepulauan Riau, pada bulan Maret lalu dinobatkan sebagai yang terbaik se-Indonesia dalam hal inovasi penyederhanaan dan percepatan perizinan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Batam menyisihkan 456 kabupaten/kota lain yang mengikuti penilaian oleh Kementerian PAN. Tetapi predikat terbaik itu tidak dapat dipertahankan oleh intansi tersebut, hal itu terbukti dengan lamanya pengurusan Ijin Peralihan Hak (IPH) ruko anggota DPRD.  
 
Lik Khai, anggota DPRD Komisi 1, menjelaskan, “saya menyruh adek untuk mengurus Ijin Peralihan Hak (IPH)  ruko di daerah Nagoya, petugas PTSP menyarankan agar yang pemilik nya saja yang membawa berkas. Sebagai anggota masyarakat, pada tanggal 5 September 2016, langsung saya antar ke Kantor PTSP, agar segera diproses. Tetapi hingga tanggal 26 September 2016, berkas tersebut tidak kunjung selesai,” katanya.

Menurutnya, anggota DPRD saja yang mengurus masih dipersulit, bagaiman dengan masyarakat biasa? Masa sejak tanggal 5/9 berkas tidak ditandatangani, ada apa? Beberapa masayarakat mengeluhkan perilaku petugas PTSP, kalau pengurusan melalui Biro jasa dan calo, bisa cepat selesai, diduga ada kerja sama petugas PTSP dengan calo yang sering berkeliaran di lingkungan Palayanan Terpadu Satu Pintu tersebut, jelasnya. ( jhn )