Pemkab Simalungun Gelar Jalan Sehat Wisata

Iklan Semua Halaman

.

Pemkab Simalungun Gelar Jalan Sehat Wisata

Sku Metropolitan
Minggu, 04 September 2016

Simalungun, Metro -  Dalam rangka memeriahkan Pesona Danau Toba 2016 dan Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 71, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupateb Simalungun menggelar Jalan Sehat Wisata Simalungun 2016, Sabtu (27/8/16).
 
                Acara yang mengambil start dan finish di Kawasan Pantai Bebas Parapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun DR. JR. Saragih, SH, MM. Dalam sambutannya Bupati memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh warga yang mengikuti kegiatan tersebut seraya mengajak agar cinta Danau Toba dengan sering berkunjung ke danau terindah di dunia ini.


                Usai pelaksanaan jalan santai, acara dilanjutkan dengan pengundian lucky draw dengan berbagai hadiah menarik yang disediakan panitia bekerjasama dengan Bank Sumut dan sponsor lainnya.


Kepada 5000 lebih warga peserta yang didominasi pelajar se Kabupaten Simalungun ini, Bupati mengajak untuk menikmati keindahan dan pesona danau toba dengan menyediakan serta membayar sekitar 20 kapal untuk membawa peserta keliling Danau Toba dengan gratis.

               
Rumah Makan Lokal Tidak Dilibatkan


                Semarak Jalan Santai Pesona Danau Toba sangat dinikmati para peserta, khususnya yang datang dari kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari Parapat. Dimana disamping mendapat kaos, snack dan makan gratis dari panitia, kendaraan juga disediakan oleh pihak kecamatan.


                Namun berbeda dengan pihak pengusaha rumah makan di Kota Parapat, merasa tidak dilibatkan dalam pengadaan konsumsi pada hajatan tersebut. Mereka mengatakan kekecewaannya karena snack dan nasi kotak harus didatangkan seluruhnya dari Raya yakni Hotel Simalungun City.


                Diketahui bahwa pengadaan konsumsi dimaksud merupakan milik sang Bupati yang dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Parapat.


                Mereka (Pengusaha Rumah Makan) mengatakan kekecewaannya bertambah ketika melihat truk pengangkut sampah yang melintas dari depan rumah makannya dipenuhi sampah kotak snack dan kotak nasi dari Simalungun City tersebut.


                “Parapat hanya tempat acara, tapi Simalungun City di Raya yang meraup keuntungan,” ujar salah seorang pengusaha rumah makan di Parapat. (Marnaek.S)