Bupati Tanjabbarat Sidak di Dukcapil

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Tanjabbarat Sidak di Dukcapil

Sku Metropolitan
Minggu, 30 Oktober 2016
Tanjab Barat - Metro - Bupati Tanjab Barat H. Safrial membuka Sosialisasi Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat 2016, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanjabbar (Disdukcapil), Kamis (27 /10/16).

Kedatangan Bupati yang tiba-tiba ini pun tak ayal membuat kaget seluruh pegawai dan masyarakat yang sedang antri mengurus administrasi di kantor yang berhubungan langsung dengan masyarakat ini.

Didampingi Kabid Informasi dan Perkembangan Penduduk Drs. Helmidi, Bupati langsung masuk ruangan dan melihat semua mekanisme dan sistem pelayanan instansinya termasuk berbagai peralatan yang dioperasikan untuk perekaman dan cetak KTP. Bahkan Bupati menyempatkan uji coba pengecekan data KTP elektroniknya.

"Bupati mengatakan bahwa kunjungannya tersebut hanya untuk melihat pelayanan, saat melewati Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini dilihatnya banyak sekali masyarakat yang berada di kantor tersebut sehingga timbul keinginan untuk melihat dari dekat sistem pelayanan di kantor ini," ungkap Bupati Safrial.

Bupati memberikan apresiasi atas mekanisme pelayanan yang diberikan oleh dinas ini dan mengharapkan agar terus mempertahankan sesuatu yang baik dan hebat yang telah dilakukan.

"Saya mengapresiasi mekanisme pelayanan kantor ini dan saya harap untuk dipertahankan terus, bahkan ditingkatkan. Jika ada persoalan karena peralatan kurang memadai,  sedapat mungkin diberikan penjelasan kepada masyarakat. Sehinga mereka juga dapat memaklumi," ujar Safrial.

Bupati Safrial mengharapkan pula agar Dukcapil menata lebih baik lagi sistim perparkiran bagi kendaraan masyarakat yang datang mengurus administrasi di kantor ini.

Kabid Informasi dan Perkembangan Penduduk Drs. Helmidi mengatakan, pihaknya  telah memberikan penjelasan kepada Bupati terkait pelayanan e-KTP maupun lain-lain yang dilakukan setiap hari kepada masyarakat. Sejauh ini, katanya, tidak ada kendala.

"Kami tetap memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada  masyarakat. Jika ada kerusakan peralatan, diberikan pengumuman juga agar diketahui. Sehingga warga tidak harus menghabiskan waktu dengan datang dan menunggu berjam jam di kantor," tuturnya.

Helmidi menambahkan, Realisasi perekaman data KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Tanjab Barat hingga Kamis 27 Oktober 2016 sudah mencapai 86, 53 persen  atau 191.999 dari 221.898 jumlah penduduk wajib e-KTP.