SDN HALIMUN KOTA BANDUNG TERAPKAN POLA DISPLIN

Iklan Semua Halaman

.

SDN HALIMUN KOTA BANDUNG TERAPKAN POLA DISPLIN

Sku Metropolitan
Sabtu, 15 Oktober 2016
Bandung-Metr - Untuk menciptakan para siswa-siswi yang berprestasi bukanlah hal yang mudah, banyak aspek yang di butuhkan sebagai alat penunjang. Selain guru, sarana prasarana yang memegang peran penting. Sebab sarana yang memadai menjadi tolak ukur dalam keberhasilan setiap pendidikan. Kerjasama  untuk membangun dunia pendidikan serta menata lingkungan sekolah mulai dari kebersihan ruangan dan toilet harus terjaga kebersihannya serta lapangan upacara demi majunya pendidikan yang berkualitas. Karena anak-anak  sebagai generasi penerus bangsa, demikian dikatakan kepala sekolah SDN Halimun Kota Bandung Opang,Spd di ruang kerjanya baru-baru ini.

 Keberadaan SDN Halimun sejak di pimpin Kepsek Opang,Spd menunjukan perkembangan yang sangat signifikan. Hal tersebut terlihat jelas diseluruh sudut sekolah berjajar tanaman bunga mengiasi lingkungan sekolah. Pemandangan ini membuat setiap orang yang datang akan merasakan nyaman di lingkungan sekolah tersebut. Hal ini sangat berpengaruh untuk meningkatkan  semangat dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).  Pengaturan setiap ruang kelas dan ruangan para guru serta ruangan kepala sekolah di tata dengan baik. “ Bukan hanya itu saja kita juga harus selalu menanamkan displin antara sesama, baik itu guru maupun siswa,” ucapnya.
Sang Kepala sekolah menambahkan program bersih lingkungan dan displin serta rapi menjadi satu ikon di SDN Halimun selain di biasakan hidup bersih dan sehat serta displin dilingkungan sekolah, anak-anak juga diajarkan dalam ilmu agama.  
Selanjutnya Opang, Spd mengatakan, pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. Semua elemen masyarakat untuk menghasilkan mutu pendidikan yang baik bagi generasi bangsa. Dengan menjalin kerjasama seluruh komponen yang ada didalam lingkungan sekolah ditambah dengan warga masyarakat harus kita libatkan. Hal tersebut untuk mendukung perkembangan  pendidikan  dalam era desentralisasi dan otonomi daerah, serta teknologi  canggih  dan komputerisasi harus mampu dikuasai serta dipahami. Disamping penguasaan dan pemahaman teknologi komputeresasi dan harus juga mengusai serta memiliki skil. (JON)