Syahril Terpilih Jadi Ketua PSSI Bungo

Iklan Semua Halaman

.

Syahril Terpilih Jadi Ketua PSSI Bungo

Sku Metropolitan
Minggu, 02 Oktober 2016
MUARA BUNGO, Metro - Syahril  Ahmad terpilih secara aklamasi memimpin Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kabupaten Bungo  periode 2016-2021 pada musyawarah luar biasa di Bungo di hotel Amaris , kamis (29/9).


Sharil Ahmad menggantikan posisi Ahmad Pauzan saat ini tersandung kasus hukum, yang menjerat dirinya harus digantikan oleh pimpinan yang baru.

Sidang yang dipimpin Dr Hadiyandra ketua PSSI jambi dan diikuti 25 perwakilan masing-masing club sepak bola tingkat kecamatan sebanyak 17 kecamatan pemilik suara (pengurus cabang dan klub), berjalan lancar dan Syahril Ahmad menjadi calon tunggal sehingga langsung diputuskan secara aklamasi.

Ketua PSSI Bungo dalam sambutannya mengungkapkan akan menjadikan pengurus sepak bola dikabupaten Bungo kedepan lebih baik lagi, tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah ini kepada saya hingga terpilih menjadi ketua asosiasi PSSI Bungo. tentu kedepannya pasti saya lakukan yang terbaik untuk sepak bola di Bungo,”ujar Syahril.

Dalam menyusun kepengurusan, Syaril Ahmad akan didampingi wakil ketua PSSI Bungo Irwan Gusnadi, eksekutif komite Marwansyah dan seluruh anggota club sepak bola yang ada dikabupaten Bungo. 

"Dan mudah-mudahan kita bersama pengurus yang baru serta didukung seluruh pengcab dan klub bisa membawa sepak bola Bungo menjadi lebih baik," katanya usai terpilih.

Sementara itu ketua PSSI Jambi Dr Hadiyandra saat memberikan sambutan mengatakan kongres asoisasi PSSI ini merupakan salah satu bagian dari upaya untuk meningkatkan pembinaan dan pembangunan sepak bola menjadi lebih baik.

"Bungo gudangnya pemain potensial, banyak  klub profesional dan amatir yang berlaga di kompetisi PSSI, sehingga posisi itu harus terus dipertahankan. Sampai sekarang Bungo  juga tetap solid dan kalau masih ada pengcab atau klub yang terpecah belah, berarti pengurusnya sedang 'sakit'," katanya. (Yudika Tampu)