Wujukan Musirawas Layak Anak, KPP Mura Gelar Workshop

Iklan Semua Halaman

.

Wujukan Musirawas Layak Anak, KPP Mura Gelar Workshop

Sku Metropolitan
Sabtu, 15 Oktober 2016
Musirawas, Metro - Untuk mewujudkan Kabupaten Musirawas menjadi kabupaten layak anak untuk perlindungan dan tumbuh kembang anak, Kantor Pemberdayaan Perempuan (KPP) Mura, Propinsi Sumatera Selatan, Minggu lalu, menggelar acara Workshop tumbuh kembang anak dalam rangka memenuhi hak anak, di Hotel Sempurna, Kota Lubuklinggau.

Acara ini dibuka langsung, Hj  Suwarti, Wakil Bupati Musirawas  dan Hadir dalam acara itu, Ketua DWP Musirawas, SKPD,  Pengurus  PAUD,  Perwakilan KPAID , Pengurus TP PKK, Perwakilan Ponpes dan Perwakilan Panti Asuhan.

 Dalam sambutannya  Hj.Suwarti menyambut baik kegiatan ini karena  melalui workshop  menjadi sarana pendukung  untuk meningkatkan  SDM  dibidang tumbuh kembang anak dalam upaya  mewujudkan  Kabupaten Musirawas sebagai Kabupaten layak anak.

 “Tentu saja untuk mencapai itu, maka butuh dukungan semua pihak, sehingga  dengan adanya kegiatan ini menjadi  salah satu pendukung untuk mewujudkannya kabupaten layak anak, dimana hal ini sudah dicanangkan  oleh Pemerintah Musirawas”, Ujarnya.

Dikatakannya, Anak adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga patut bagi kita untuk memberikan perlindungan dengan memberikan apa yang menjadi hak-hak anak. “ Karena anak adalah investasi  dimasa  datang dan mereka adalah harapan semua bangsa, sehingga mereka siap menjadi modal pembangunan”, Ujarnya.

Sementara itu, Hj, Karmila, Kepala KPP Musirawas, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan  untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tumbuh kembang anak dan menginventalisir permasalahan serta mencari solusinya agar tidak terjadi lagi kekerasan terhadap anak.

 “Narasumber yang menyampaikan materi kepada peserta yakni  dari  Deputi  Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak  dan  Psikolog. Kemudian, acara ini diselenggarakan selama dua hari dan jumlah peserta  yang ikut dalam workshop ini sebanyak 50 orang  ”, Ujarnya. (Antoni)