Kapal Tangker Meledak2 TewasTerpental

Iklan Semua Halaman

.

Kapal Tangker Meledak2 TewasTerpental

Sku Metropolitan
Jumat, 18 November 2016
BATAM, METRO - Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian yang mendatangi lokasi Kapal Tanker MT. Nona Tang II meledak mengatakan ledakan tersebutdi akibatkan kurangnya keamanan para pekerja. Sehingga timbul kelalaian saat mengelas dan pemotongan pipa.

“Kerjaannya kurang aman saat perbaikan. Dari pekerjaan itu timbul api, sedangkan uap gas dan bahan bakar masih tersisa,” terangnya.

Menurut Sam, kapal tersebut diperkirakan bersandar sejak seminggu yang lalu. Kemudian dilakukan perbaikan pada pipa yang bocor.

“Aktivitas (perbaikan) ini legal.Tapidariketeranganpihak KPLP, keberadaan kapalnya pun ilegal,” tutur Sam.
Sementaraitu, Komandan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Batam, A. Tanjung mengatakan kapal tersebut tanpa memiliki izin dandokumen pelayaran.

“Setahu saya kapalnya tidak ada dokumen. Tapi terkait kapal bersandar itu wewenang BP Batam,” terangnya.

Hal senada disampaikan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Dia mengatakan ledakan itu di sebabkan kelalaian pekerja. Menurutnya, pekerjaan tersebut harus dikerjakan orang yang profesional

“Orang yang bekerja di kapal ini harus ada sertifikat khusus dan pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.
Dia meminta kapal tersebut untuk segera dievakuasi oleh pihak pelabuhan. ditakutkan akan menimbulkan permasalahan lainnya.

“Ini harus segera dievakuasi. Takutnya akan tenggelam,” paparnya.

Seperti diberitakan, Kapal Tanker MT. Nona Tang II yang bersandar di Pelabuhan Pantai Stres Batu ampar meledak dan terbakar, Rabu (16/11) siang sekitar pukul 13.45 WIB. Ledakan ini terjadi saat pekerja tengah memperbaiki kapal.

Akibat ledakan ini, kapal dengan nomor lambung 7206627 Jakarta ini hancur pada bagian lambung. Sementara satu orang pekerja tewas di lokasi, 3 pekerja lainnya kritis dan terluka. Mereka dievakuasi ke RSAB dan RSHB.

“Kapal ini sudah lama bersandar. Tadi terdengar ledakan dan getarannya sampai kerumah warga,” ujar Rio, salah seorang warga Pantai Stres di lokasi.

Informasi yang didapatkan, ledakan ini terjadi saat pekerja tengah mengelas pipa yang bocor pada lambung kapal. Namun, percikan api diduga mengenai minyak dan gas yang berada di dalam kapal.

“Tad ipekerjanya sampai terpental keluar. Sayalihat sudah tak bernyawa,” sambung Rio.

Menurutnya, ledakan pada kapaltersebut terjadi sebanyak dua kali. Sebelum, ledakan para pekerja terdengar berteriak untuk minta pertolongan.

“Sayadengar orang di atas kapal teriak-teriak. Tadi saya takut mendekat karena takut ada ledakan susulan,” tuturnya.

Sementara warga lainnya, Aris mengatakan ledakan tersebut juga menyebabkan serpihan kapal melayang bersama pekerja.“Dua orang pekerja memang terpental. Sampai besi berterbangan,” tuturnya.

7 mobilp emadam kebakaran dan dua unit kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dikerahkan untuk menjinakkanapi. Api baru dipadamkan setengah jam setelah ledakan. (JHN)