Perekaman KTP-el Tembus 95,8Persen

Iklan Semua Halaman

.

Perekaman KTP-el Tembus 95,8Persen

Sku Metropolitan
Sabtu, 19 November 2016
JAKARTAMETRO - ajaran Dinas Dukcapil seluruh Indonesia terus berbenah dan mengupayakan penyempurnaan system kerja dan pelaksanaan stel selaktif pelayanan administrasi  kependudukan.
Di antaranyamelalui pelayanan jemput bola di berbagai kampus, sekolah, mall, perkantoran, sampaiketingkat RT/RW .Hasilnya sangat mengembirakan,  perekaman KTP-el sampai menembus angka 95,8persen. Artinya, tinggal 4,2persen (sekitar 7,6 juta) penduduk yang belummerekam di seluruh Indonesia.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof. Dr. ZudanArifFakrulloh, SH., MH., menyampaikan, jajaran Dukcapil juga sedang giat melakukan pembenahan sistemantrian dan pemangkasan persyaratan  yang  tidak perludengan pengantar RT/RW.

“Masyarakat cukup membawa Kartu Keluarga, kemudian berbondong bonding melakukan perekaman,” ungkap Prof. Zudan.Tidak tersedianya blanko KTP-el di berbagai daerah diakui Prof. Zudan tidak menyurutkan semangat jajaran Dinas Dukcapil untuk terus melayani masyarakat dengan baik.

“Ketidak tersediaan blangko  KTP-el ini lantaran tidaka daperusahaan yang memenuhi syarat administrative danuji teknis dalam pelelangan blanko KTP-el  sebanyak 8 juta keping. Sehingga lelang gagal, 

namun tidak terlalub erpengaruh pada minat masyarakat untuk merekam data mereka di lokasiterdekat”, jelas Ketua  DPN  Korpriini.
Gagal lelang pengadaan blangko KTP-el dinilainya sebagai langkah yang tepat. 

Menurutnya,akan menjadi masalah hukum bila ditetapkan pemenang lelangdan pengadaan blangko KTP-el tetap dilanjutkan. “Sebagai solusi, sesuai UU Admindukdan UU Pilkada sampai dengan tersedianya blanko KTP-el tetapdapatditerbitkansuratketeranganpengganti KTP-el oleh Dinas Dukcapil”, 

ujaranakbuahTjahjoKumoloini.DitjenDukcapil, lanjutnya, akanmelakukan proses lelangpengadaanblanko KTP-el Anggaran 2017 lebihcepatatauPra-DIPA, sehinggadiharapkanbulanJanuari 2017 blankosudahtersedia.

SebagaiDirjenDukcapil, dirinyamemohonmaafkepadasemuapihak, terutamamasyarakat, 
karenabelummampumemenuhikebutuhanblangkountukpenerbitan KTP-el hinggaakhirtahunini.
“SayasudahmembuatsuratkedaerahsebagaipengumumansayakeparaKepalaDinasDukcapiluntukakuntabilitas, danmemberikankepastianhukum agar paraKadisbisamenempelkan di papanpengumuman.Kami berharapmasyarakatmemaklumikondisi yang terjadi,” katanya. (DPT)