Proyek Pemasangan Delineator Di Jalan Lintas Sumatera Rusak Dan Roboh

Iklan Semua Halaman

.

Proyek Pemasangan Delineator Di Jalan Lintas Sumatera Rusak Dan Roboh

Sku Metropolitan
Sabtu, 05 November 2016
  Foto : Delineator di sepanjang  Jalan Lintas Sumatera kondisi kini rusak dan roboh.

Musirawas, - MetropolitanProyek pemasangan patok pengamanan jalan (Delineator) disepanjang Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kelurahan Petanang, Kota Lubuklinggau, Kecamatan Selangit, Simpang Terawas, Kabupaten Musirawas dan Kecamatam Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diduga proyek ini Gagal Kontruksi.

                Pasalnya, berkisar ratusan Delineator plastik yang terpasang sepanjang jalan Lintas Sumatera,yang baru dipasang tahun 2015 lalu, kini sudah banyak tidak berpungsi lagi, sebab kondisinya saat ini sudah mengalami rusak parah dan roboh.     

            Hal tersebut berdasarkan pantauan Metropolitan di lapangan menyebutkan, proyek pemasangan Delineator di sepanjang jalan Lintas Sumatera yang kini kondisinya sudah rusak parah dan roboh diduga Gagal Kontruksi.

 Pasalnya, pada pelaksanaan proyek ini diduga banyak RAB yang ditabrak, terlihat dengan adanya Delineator yang terbongkar dan roboh seperti pekerjaan tapakan Delinator yang dibuat agak tipis dengan ukuran  kedalaman 20 cm, panjang 20 cm, lebar 20 cm dan campuran adukan semen tidak menggunakan batu split tetapi menggunakan batu koral termasuk juga pada bagian Delineator  tidak ada dibubuhi stiker perlengkapan jalan tulisan sumber pendanaan, tahun anggaran dan isi pasal 275 UU Nomor 22 / 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

 Sementara itu, ketika soal ini dikonfirmasikan ke Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Musirawas, Minggu lalu, mengatakan bahwa proyek pemasangan  Delineator di sepanjang Jalan Lintas Sumatera mulai dari Kelurahan Petanang Kota Lubuklinggau, Kecamatan Selangit, Simpang Terawas, Kecamatan Terawas, Kabupaten Musirawas sampai Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara, proyek tersebut bukan proyek di Dishubkominfo Musirawas melainkan itu proyek tahun 2015 dari Dishubkominfo Propinsi Sumsel.
          
            “Maaf pak proyek itu bukan kami yang ngerjakannya, namun proyek itu dari Dishubkominfo Propinsi Sumsel, Karena pada masa pelaksanaannya kami lihat sendiri orang Dishubkominfo Propinsi Sumsel yang masang patok Delineator di lokasi jalan tersebut, jadi silahkan konfirmasi kesana”,cetus salah pegawai Dishubkominfo Kabupaten Musirawas.

             Selain itu, Metropolitan sudah melayangkan surat konfirmasi dan klarifikasi tertulis ke Dishubkominfo Propinsi Sumsel soal proyek pemasangan Delineator yang dipasang di sepanjang Jalan Lintas Sumatera yang diduga bermasalah, namun sampai kini Metropolitan belum menerima tanggapan baik secara tertulis maupun secara lisan dari pihak Dishubkomimfo Propinsi Sumsel.(Antoni).