Rp.32,8 Miliar Realisasi Anggaran Pembangunan Prasarana SMAN/SMKN Dipertanyakan

Iklan Semua Halaman

.

Rp.32,8 Miliar Realisasi Anggaran Pembangunan Prasarana SMAN/SMKN Dipertanyakan

Sku Metropolitan
Minggu, 13 November 2016
>Bekasi, MetropolitanSejumlah elemen masyarakat di Bekasi meragukan akuntabilitas realisasi anggaran dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2015 untuk pembangunan prasarana peningkatan akses dan mutu pendidikan untuk SMA Negeri/SMA Swasta serta SMK Negeri dan SMK Swasta sebesar Rp.32.822.452.600, - sebagaimana tertuang dalam realisasi keuangan pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)  bupati tahun anggaran 2015. 


Hal tersebut dipertanyakan masyarakat, karena tidak menemukan pembangunan prasarana peningkatan akses dan mutu pendidikan di SMA Negeri/Swasta dan SMK Negeri/Swasta. Selain tidak menemukan adanya pembangunan, maka  akuntabilitas realisasi anggaran dalam LKPJ bupati tahun 2015 patut ditenggarai masyarakat bekasi bermasalah, sebab sejak tahun 2013 pembangunan prasarana pendidikan telah dialihkan ke Dinas Bangunan sehingga Dinas Pendidikan Kab.Bekasi dapat fokus untuk meningkatkan mutu pendidikan sehingga pendidikan di Kab.Bekasi dapat memiliki daya saing.

Terkait akuntabilitas realisasi anggaran pembangunan prasarana untuk SMA Negeri/Swasta dan SMK Negeri/Swasta sebagaimana tertuang dalam LKPJ bupati, Kabid Dikmenti pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat, Asep Saeffulloh yang ditemui Metropolitan di ruang kerjanya, tidak berada ditempat. Demikian juga, di hubungi lewat ponselnya, tidak menjawab.

Perlu diketahui, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan sehingga memiliki daya saing, Pemerintah Kab.Bekasi tahun anggaran 2015 mengalokasikan anggaran pembangunan prasarana peningkatan akses dan mutu pendidikan  untuk SMA Negeri sebesar Rp.5.606.186.000,-  realisasi keuangan dalam LKPJ bupati sebesar Rp.5.218.853.000, atau 93,09 persen, dan realisasi fisik 93,09 persen. Sedangkan untuk pembangunan prasarana peningkatan akses dan mutu pendidikan SMA Swasta sebesar Rp.2.978.978.000,- realisasi keuangan dalam LKPJ bupati sebesar Rp.2.353.001.000, atau 78,99 persen, dan realisasi fisik 78,99 persen.

Untuk pembangunan prasarana peningkatan akses dan mutu pendididkan SMK Negeri sebesar Rp.6.517.752.500,- realisasi keuangan dalam LKPJ bupati sebesar Rp.5.776.026.320, atau 88,62 persen, dan realisasi fisik 89,00 persen. Sedangkan untuk pembangunan prasarana peningkatan akses dan mutu pendidikan SMK Swasta sebesar Rp.13.567.657.500,- realisasi keuangan dalam LKPJ bupati sebesar Rp.13.167.979.500, atau 97,05, dan realisasi fisik 100.00 persen. (MT)