Warga Pertanyakan Jaminan di Bank BKD

Iklan Semua Halaman

.

Warga Pertanyakan Jaminan di Bank BKD

Sku Metropolitan
Minggu, 27 November 2016
Indramayu, METRO - Nasabah Bank Kredit Desa (BKD) Renjang Kecamatan Lokasari Kabupaten Indramayu pertanyakan mempertanyakan jaminan berupa AkteTanah yang tidak dikembalikan, padahal uatangnya sudah lunas. Hal itu dikatakan, Tasman (56) warga Desa Ranjeng RT 13 RW 03.
 
Tasman menuturkan,  “saya merasa kesal melihat menagemen BKD, beberapa kali didataangi untuk mempertanyakan jaminan berupa, akte tanah yang tak kunjung di kembalikan, padahal sudah melunasi hutang. Saya datang Kantor BKD Des Ranjeng sudah 7 kali. Apakah jaminan saya ini ada disini atau bagaimana? Sampai sekarang ini belum ada penjelasan atau  informasi keberadaan jaminan saya.
Kedahadiran Tasman ditanggapi oleh Ketua BKD Desa Ranjeng, Oon Syahroni.
"Kalau dipinjamkan ke Bank yang lain itu tidak. Sebab di buku ada nomor registernya, kalau ada yang hilang, kan sudah di tulis di buku ini ada nomor registernya. Di buku sudah ada semua rincian dan keterangan nasabah," jkata Tasmana menirukan uncapan Oon Syahroni.

Oon Syahroni, ketika dikonfirmasi menuturkan, jaminan akte milik Tasman tersebut saat pelimpahan dari petugas lama ke petugas baru BKD, tidak tertulis keterangan terkait akte milik Tasman.

Dengan adanya perihal tersebut, Oon Syahroni seluruh pegawai BKD Desa Ranjeng, Ken Dedi (Petugas lama BKD Desa Ranjeng) dan Tasman mendatangi kantor Desa Ranjeng yang letaknya tidak jauh dari kantor BKD Desa Ranjeng.

Di ruang Kaur Umum Desa Ranjeng permasalahan tersebut di musyawarahkan.
Sementara petugas BKD yang lama, Ken Dedi (35) meminta maaf kepada Tasman atas keteledorannya hingga akte tanah milik Tasman yang sampai saat ini belum bisa ditemukan.

Dari hasil kesepakatan kedua belah pihak, antara Tasman dan Ken Dedi serta petugas BKD yang disaksikan oleh beberapa saksi, antara lain, Kaur Umum Desa Ranjeng,  dibuatkan surat pernyataan bersama yang di tanda tangani oleh kedua belah pihak dengan disertai materai dan tanda tangan beberapa dari saksi saksi

Adapun dari isi  kesepakatan yang tertulis pada surat pernyataan bersama tersebut ada tiga perihal. Dalam isi perjanjian bahwa, Ken Dedi diberikan kesempatan untuk mencari surat jaminan, berupa akte tanah dalam waktu satu minggu,  Kedua, apabila dalam jangka yang sudah ditentukan tidak menemukan maka, Ken Dedi akan bertanggung jawab  membuatkan  akte tanah yang baru dan menanggung biaya pembuatan akte tanah yang baru. Ketiga, apabila tidak sesuai dengan perjanjian maka Ken Dedi siap dituntut dengan hukum yang berlaku.

Selesainya dibacakan surat pernyataan bersama kemudian surat tersebut diberikan kepada Tasman dan Ken Dedi  untuk arsip Desa Ranjeng ,pungkasnya
(kabir)