Cegah Korupsi Perempuan Sangat Penting

Iklan Semua Halaman

.

Cegah Korupsi Perempuan Sangat Penting

Sku Metropolitan
Senin, 12 Desember 2016
JAKARTA, METRO - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengadakan diskusi dalam mencegahkorupsi yang marak terjadi di negeriini.Acara yang diadakan di Gedung Sasanan Bhakti Praja Kemendagri in idihadiri oleh  seluruh istri pejabat eselon I serta  staf dan  karyawat iKemendagri.
 
Erni GuntartiTjahjo Kumolo yang merupakan ketua umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) mengimbau kepada seluruh kaum perempuan untuk mendidik serta mengingatkan orang di sekita rkita, termasuk suami untuk tidakn melakukan tindakan korupsi.
“Mari kita bersama-sama untuk menjadikan negeri ini lebih baik, saya imbau kita selalu mengingatkan orang-orang disekitar kita termasuk suami untuk tidak korupsi,” kata istri Tjahjo Kumolo ini.
Diskusi yang berlangsung dari pukul 11.00 ini dipandu oleh Plt. Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Diah Indrajati, sedangkan yang bertindak langsung sebagai narasumber yakni Suzana Ramadhani Masduki.
Suzana mengatakan, korupsi tidak akan terjadi jika tidak ada pihak lain. Maka dari itu, sejak dini dia mengajak para kaum perempuan untuk menanamkan nilai-nilai karakte pada anak termasuk dengan memberikan pengetahuan tentang agama.Cara mendidik anak inisangat penting, menurut dia.
“Korupsi bisa dilaksanakan karena kita punya nafsu, maka cara mencegahnya yakni dengan nilai-nilai agama, kemudian nilai-nilai tersebut  menjadi karakter, maka kita perempuanlah yang menanamkan dan memberikannya, kita yang menciptakan nilai tersebut,” ungkap Suzana.
Saatini, Kemendagri telah berupaya dalam mencegah korupsi, seperti yang dikatakan oleh Dian Indrajati. Hal-hal yang telah dilakukan Kemendagri yakni penguatan peran satgas saber pungli, melakukan pengawasan internal, pembangunan zona integritas, pendidikan  budaya anti korupsi, penggunaan e-procurment, serta membentuk unit pengaduan masyarakat dan unit pengendalian gratifikasi.
“Kami Kemendagrisaatini, jikaadatamu yang datangkeKemendagri, akan diproses dandilayani langsung oleh Unit Layanan Administrasi (ULA) Kemendagri, maka tidak ada lagi istilahnya adanya pemberian hadiah yang ada kepentingan kepada pejabat Kemendagri, tidak ada yang namanya langsung bertemu dengan pejabat Kemendagri,” ujarDiah. (DPT)