Kepsek Ngerumpi Dengan Guru, Siswa “Terlantar”

Iklan Semua Halaman

.

Kepsek Ngerumpi Dengan Guru, Siswa “Terlantar”

Sku Metropolitan
Minggu, 18 Desember 2016
JAMBI, METRO.
Mendapat sertifikasi bagi seorang guru adalah berkah dan merupakan keterismewaan bagi seorang guru. Mengapa saya mengatakan demikian karena guru yang mendapat sertifikasi paling tidak sudah mendapat tambahan penghasilan dari tunjangan sertifikasi ini yang besarannya lumayan untuk membiayai keluarga. 

Namun apa tidak terasa memalukan Guru yang sudah diberikan keistimewaan oleh Negara masih ada yang malas mengajar. Seperti yang terlihat di SMP negeri SATAP 1 Merlung Kabupaten Tanjungjabung Barat (Janjabar). Seharusnya mereka harus lebih semangat dan menjadi panutan bagi guru yang belum tersertifikasi. Hal itu dikatakan Hipni, anggota Laskar Melayu baru-baru ini.

Menurut, Hipni, pada jam belajar, kepala sekolah dan guru sering ngerumpi di kantor, sementara siswa/I, dibiarkan bermain lari larian di ruangan kelas. Pemandangan ini sudah biasa terlihat. Diduga Kepsek,  kurang menjalankan amanah yang telah diterimanya, jelasnya.

Dia menambahkan, orang tua siswa menyerahkan anaknya ke sekolah agar mendapat pendidikan, akan tetepi di sekolah anak-anak datang hanya untuk bermain saja, tambahnya.

Hal senada di katakan, Abdul, warga sekitar, berharap Kepada Dinas Pendidikan Tanjabar melakukan pengawasan terhadap sekolah ini. Kalau hal seperti itu dibiarkan, akan  berdampak buruk bagi siswa siswi yang menuntut ilmi di sekolah tersebut.

Pantauan wartawan koran ini pada 1 Desember 2016, di sekolah ini, pukul 08.20 sampai jam 09.40 di SMPN Satap 1 Merlung, tidak tampak kegiatan belajar mengajar, Kepsek Drs.H.Ulwan, beserta para guru duduk santai dalam ruangan, guru sambil ngobrol yang diduga tidak penting, sementara para siswa di biarkan berkeliaran di luar kelas, ada juga yang kejar-kejaran dalam ruangan dan sebagian lagi ada yang duduk-duduk di atas meja belajar. (HAMDI ZAKARIA)