Pemdes Wirakanan Alokasikan Dana Desa Tahap Pertama

Iklan Semua Halaman

.

Pemdes Wirakanan Alokasikan Dana Desa Tahap Pertama

Sku Metropolitan
Selasa, 06 Desember 2016
I
ndramayu, metro - Pemerintahan Desa Wirakanan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, menggelontorkan dana desa yang sudah dicairkan pada tahap awal, untuk sektor pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan.

Data yang dihimpun METROPOLITAN menyebutkan jika pada pencairan Dana Desa tahap ke-1 sebesar Rp 396.984.600, yang di alokasikan untuk pelaksanaan kegiatan TPT Kali Pandan di blok kemped dengan panjang 650 Meter, sebesar 142.000.000, kemudian untuk betonisasi jalan blok Kemped Rp 28.000.000 dengan panjang 200 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 10 cm.

Selain itu, digunakan juga untuk betonisasi jalan lingkungan sepanjang 300 meter di blok Pengodengan sebesar 42.500.000, kemudian untuk pembangunan Betonisasi jalan blok tipar sepanjang 500 meter, sebesar 69.000.000. Kemudian untuk pembangunan TPT Kali pembuang di blok Tipar 270 Meter, Tinggi 90 Cm, Lebar atas 30Cm, Lebar bawah 50Cm, dengan anggaran Rp86.000.000.

Dalam pemberdayaan tersebut, digunakan untuk peningkatan kapasitas Kuwu dan Pamong Desa sebesar 3.149.600, untuk Posyandu sebesar 13.885.000, sedangkan untuk PAUD di Kenanga 1 dan Kenanga 2 sebesar 12.450.000, untuk tunjangan 6 guru honor di dua PAUD tersebut.

Kuwu Desa Wirakanan, H.Mulyono Hadi Saputra melalui Sekretaris Desa Wirakanan, Ali Sa'id S.Pdi, menjelaskan, jika anggaran Dana Desa pada tahap pertama tersebut sudah dilaksanakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan di Desa Wirakanan.
"Penggunaan Dana Desa ini 80% untuk pembangunan infrastruktur dan 20% untuk pemberdayaan, sesuai dengan Permendagri," ungkapnya

Dikatakannya,  pada pencairan Dana Desa tahap 2 salah satunya digunakan untuk rehab Rutilahu sebanyak 5 rumah warga, satu unitnya sebesar 10 juta, hingga total 50 juta. Selain itu, akan digunakan juga untuk pembangunan jembatan penyeberangan kecil sepanjang 2 meter di blok Pengodengan atau Tlepak.

"Pengadaan jamban keluarga sebanyak 10 unit, dengan pagu anggaran 1,5 juta per unit, total anggaran 15 juta, itu untuk warga yang memang sangat membutuhkan jamban keluarga tersebut, untuk dirumahnya, itu Sesuai Perbup," Terangnya.

Pihaknya berharap dengan adanya bantuan DD dan ADD tersebut, agar pemerintahan desa Wirakanan dan warga masyarakat bisa dapat bekerja sama dan gotong royong dalam membangun desa.


"Dengan program Padat Karya pada tahap 2 nanti, sebagai penyerapan tenaga lokal untuk warga sekitar, agar dapat ikut bekerja bersama-sama dalam membangun infrastruktur di desa sendiri, dan itu dibayar, bukan sekedar swadaya tenaga atau kerja gorol saja," Pungkasnya. (Nono)