Sri Andayani: Prioritaskan Gaji Guru Honor

Iklan Semua Halaman

.

Sri Andayani: Prioritaskan Gaji Guru Honor

Sku Metropolitan
Minggu, 18 Desember 2016
BANDUNG, METRO
Sebagai Kepala sekolah berusaha meningkatkan penghasilan atau gaji  guru honorer, tetapi karena keterbatasan anggaran kami tidak bisa bebuat banyak. Kami ingin angka gaji untuk guru honorer ditetapkan pemerintah disesuaikan dengan kebutuhan hidup layak, sepertihalnya upah minimum untuk para pekerja perusahaan.

“Pegawai perusahaan saja punya UMK, masa honorer tidak,” ujarnya Kepala Sekolah SDN Pakusarakan, Sri Andyani, saat dihubungi wartawan SKU Metropolitan baru-baru ini.
Menurutnya, dengan perbaikan upah guru honorer, maka akan terjalin hubungan simbiosis, saling menguntungkan antara pemerintah dengan para guru honorer. Pemerintah mendapatkan tenaga pengajar dan para guru honoroer mendapatkan kesejahteraan.

Apalagi keberadaan tenaga honorer itu berawal dari kebutuhan sumber daya manusia untuk menyukseskan program pemerintah.

Kita sudah sering memperbincangkan hal ini sesama Kepala sekolah di Gugus, dalam waktu dekat akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan. Tujuan kita tidak lain hanyalah, supaya pikiran atau konsentrasi mereka (guru honorer) tidak terpecah, melihat harga kebutuhan sekarang, jelasnya.

Dia menambahkan, sekolah yang dia pimpin memiliki siswa, 382 orang, kami berusaha menjadi yang terbaik diantara sekolah-sekolah di Kabupaten Bandung Barat maupun se-Bandung raya, terbukti tingkat kedisiplinan siswa-siswi tiap hari terus meningkat, kebersihan sekolah  terjaga dan terawat atas kesadaran anak-anak, tutur Sri. (Parlin)