Bupati: Masyarakat Harus Mempertahankan Bahasa Sunda

Iklan Semua Halaman

.

Bupati: Masyarakat Harus Mempertahankan Bahasa Sunda

Sku Metropolitan
Selasa, 31 Januari 2017



PANDEGLANG, METRO
Bahasa Sunda adalah salah satu bentuk kearifan lokal yang patut dipertahankan dengan terus berkembangnya jaman maka semakin meningkatnya pula modernisasi masyarakat,

“bahasa sunda adalah bahasa nenek moyang bahasa orang tua kita, wajib kita pertahankan dan jaga dimanapun kita berada, selain itu bagi anak mudayang diirngi dengan perkembangan jaman, makin banyak bahasa bahasa baru yang dewasa ini memang menjadi realita, untuk itu gunakanlah dan berbangggalah berbahasa Indonesia karena turis mancanegara pun berrbodong-bondong datang ke Pandeglang selain berwisata, mereka juga ingin bisa menggunakan bahasa daerah di Indonesia”. 

Hal tersebut dikatakan Bupati Pandeglang saat membuka acara Workshop ‘Ngajarkeun Bass Sunda di Banten’ yang di Gagas oleh forum MGMP (Musyawarah guru Mata Pelajaran) Basa Sunda Banten dan Klinik Basa di Gedung Negara Pendopo Kabupaten Pandeglang

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang besar kepada MGMP Provinsi Banten, Klinik Basa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang yang telah memberikan perhatian khusus terhadap bahasa sunda Banten,

“Bahasa sunda adalah bahasa yang mempunyai berbagai bentuk gaya bahasa, contoh saja Gaya Bahasa sunda Bandung dan Pandeglang berbeda tetapi itu merupakan nilai titik dimana jelas bahsa sunda adalah merupakan bahasa indah peninggalan nenek moyang, harus dipertahankan terutama kita sebagai masyarakat Pandeglang, pertahankanlah bahasa sunda Pandeglang”, sambungnya.

Sementara Salman Sunardi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandegalng menegaskan akan terus mendukung kegiatan ini demi memajukan bahasa daerah sendiri,

“kita (Dinas PDK) akan mendukung MGMP dan Klinik Basa, karena dewasa ini saya pribadi sangat miris dengan bahasa yang dipakai anak anak muda sudah terwesternisasi, kedepan bukan tidak mungkin, saya akan konsultasi dengan Ibu (Bupati) bahwa setiap satu hari di satu minggu di Sekolah SD, SLTA, ataupun SMA semua dewan pengajar dan juga para siswa wajib menggunakan bahasa sunda”, Ucapnya (budi)