Calon TKI Mengadu Ke LTSP Indramayu Malah “Diping-pong" Petugas Disnaker dan BP3TKI

Iklan Semua Halaman

.

Calon TKI Mengadu Ke LTSP Indramayu Malah “Diping-pong" Petugas Disnaker dan BP3TKI

Sku Metropolitan
Selasa, 31 Januari 2017

INDRAMAYU, METRO
Kantor LTSP yang di resmikan oleh Bupati Indramayu, Anna Sophanah bersama Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid dan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta), Hery Sudarmanto, pada 10 Oktober 2016 lalu, meskipun bangunannya cukup mewah namun pelayanan di LTSP tersebut masih kurang maksimal.

Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) yang berada di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Indramayu, sebagai proses pelayanan TKI dalam satu kantor, meliputi Kependudukan, Ketenagakerjaan, Kepolisian, Kesehatan, Imigrasi, dan E-KTKLN, namun ruang khusus pengaduan bagi warga Indramayu dalam penanganan masalah TKI, dibuat bingung karena harus mencari bagian pelayanan di bidang itu.

Kamis 26/01/2017 Hal itu seperti yang ungkapkan Warsih (37), warga Kecamatan Terisi, bahwa ketika dirinya datang ke kantor LTSP di Dinsosnakertrans, untuk  menyampaikan perihal pengaduan atas kasus yang menimpa dirinya. Namun Warsih merasa seperti di "ping-pong" karena mencari bagian pelayanan, dan ketika  sampai pada ruang pengaduan tersebut tidak ada siapapun yang melayani. "Nyari yang di bagian untuk pengaduan itu bingung di oper-oper terus kesana kemari, dari pihak dinas terus di suruh ke ruang BP3TKI, terus suruh temui orang Dinas lagi," tuturnya dengan nada kesal.

Selain itu, Warsih juga mengeluhkan perihal ini karena merasa di permainkan atas pelayanan oleh pihak terkait di Kantor LTSP tersebut, pasalnya pelayanannya di anggap kurang maksimal. "Pertama saya suruh nemuin pak Ali, sudah saya cari tapi orangnya gak ada, terus disuruh lagi cari pak Kirman, orangnya lagi keluar, padahal itu kan masih jam kerja, orang di kantor juga masih banyak," Ungkap Warsih.

Terkait dengan pengaduan kasus oleh Warsih yang sebelumnya akan di adukan ke pihak Dinsos di kantor LTSP, akhirnya ia mengurungkan niatnya untuk melapor permasalahannya tersebut. "Pulang saja lah, nunggu sampai jam berapa, orang yang bersangkutan juga gak ada, yang lainnya disini kan sibuk dengan urusannya masing-masing," Jelasnya.

Selain itu, sejumlah warga lain yang terlihat masih mengantre di ruang LTSP pun mengaku kesal pada petugas yang masih magang atau PKL di kantor LTSP tersebut, karena pelayanannya terkesan lama dan di abaikan. "Dari tadi kita nunggu dan mengambil antrean, tapi belum juga di respon dan dipanggil petugas, orang bagian kantor disini malah banyak yang lebih mendahulukan para sponsor TKI, daripada yang lainnya," Jelas Lia, warga Kecamatan Losarang. 
(Kabir)