DANA BOS TRIWULAN KE IV BELUM CAIR

Iklan Semua Halaman

.

DANA BOS TRIWULAN KE IV BELUM CAIR

Sku Metropolitan
Selasa, 31 Januari 2017
KAPUAS, METRO
Kebijakan Pemerintah dalam rangka menunjang dunia pendidikan cukup signifikan hal tersebut terwujud dengan realisasi kucuran dana BOS yang bersifat Nasional baik sekolah yang dilingkungan kementerian Pendidikan Nasional maupun yang berada di bawah Kementerian Agama terkecuali ada lembaga pendidikan yang tidak bersedia menerima dana bantuan tersebut.

Sayang sekali kebijakan Pemerintah Pusat terkadang mengalami kendala, sehingga keterlambatan pencairan dana BOS di daerah sering terjadi.

Memasuki awal tahun anggaran 2017 sebanyak 369 SDN dan 114 SMP di Kabupaten Kapuas untuk Triwulan ke IV mengalami keterlambatan pencairan Dana BOS. Ini disebabkan karena pihak yang berkompeten di dinas pendidikan Kabupaten Kapuas kurang tanggap terhadap administrasi dan birokrasinya sehingga per 11 Januari 2017 tidak ada satu sekolahpun baik SD maupun SLTP yang dapat mencairkan dana BOS tersebut.

Kejadian ini dikatakan Drs. Welger, MPd Kepala SMPN 1 Selat Kuala Kapuas yang juga Ketua MKKS, beliau ketika ditemui wartawan Metropolitan diruang kerjanya, bahwa untuk triwulan ke IV Dana BOSNAS belum ada yang cair, baik untuk sekolah tingkat Sekolah Dasar maupun SMP, masalah tersebut karena Kabid Dikdas Bapak Iyae, MPd yang merangkap Manager Dana BOS untuk Kabupaten Kapuas. Tidak melaporkan K8A format laporan realisasi penggunaan Dana BOS pada Triwulan I, II dan III yang harus dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten, untuk disampaikan ke pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Masih menurut Pak Welger, bahwa permasalahannya karena Kabid Dikdas tidak melakukan kordinasi ke pihak terkait, sebelumnya tidak pernah kejadian seperti ini.

Diduga permasalahan keterlambatan ini karena berkas laporan yang seharusnya disampaikan pada waktunya tidak dibuat, mungkin juga staf pegawai bawahannya tidak membantu sehingga bekerja sendirian dan terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan keterlambatan ini.

Ketika masalah ini dikonfirmasi kepada Kabid Dikdas Bapak Iyae, MPd, melewati seluler yang bersangkutan tidak mau menjawab walaupun HP selulernya masih aktif. Sebenarnya ketetapan waktu pencairan dana.  

Tujuan dari program Dana BOS, adalah melancarkan layanan pendidikan untuk peningkatan mutu, karena semua kegiatan pendidikan yang dibiayai oleh pihak sekolah dapat teratasi, seperti belanja alat-alat keperluan lainnya, termasuk pembayaran honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari pemerintah / atau pemerintah daerah, juga pembiayaan perawatan sekolah dan perawatan lainnya.

Karena jika kondisi seperti ini dapat terulang kembali tidak menutup kemungkinan pihak sekolah dapat memenuhi kebutuhan dan keperluan sekolah. Disamping kondisi ini mempengaruhi kelancaran proses belajar mengajar, maka oleh sebab itu kepada pihak yang berkompeten sudah semestinya bersikap tanggap dan bijak terhadap kepentingan umum, jangan jadi seorang pejabat melalaikan kewajiban hanya karena kepentingan golongan dan pribadi oleh karenanya ditekankan  keprofesionalan dan mengerti antara hak dan kewajiban demi tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan pimpinan. Dmk. ahza, Biro Kapuas, Kalteng. (Ahmad Zainuddin)