KPUD Mesuji Gelar Debat Kandidat

Iklan Semua Halaman

.

KPUD Mesuji Gelar Debat Kandidat

Sku Metropolitan
Selasa, 31 Januari 2017
MESUJI, METRO
Komisi Pemilihan Umum Daerah  (KPUD) Kabupaten Mesuji kembali menggelar debat kandidat calon bupati dan calon wakil bupati bertempat  di Aula Pemda Mesuji, Senin 16 januari 2017. Namun jika pada debat kandidat sebelumnya dua paslon dapat mengikuti debat, kali ini hanya paslon nomor urut 1 Febrina Lesisie Tantina – M Adam Ishak yang mengikuti debat tersebut.

Komisioner KPU Jupri menerangkan, paslon nomor urut 2 tidak dapat hadir  untuk mengikuti debat kandidat.”Debat kandidat tetap berjalan sesuai jadwal meskipun paslon nomor urut 2 berhalangan hadir,” terangnya.

Pantauan dilokasi, debat kandidat dimoderatori oleh Pimpinan Redaksi Ruwai Jurai dari Bandarlampung Juendra Ardiansyah. Moderator menilai, debat berjalan dengan baik, dimana 10 pertanyaan yang dilontarkan kepada paslon nomor urut 1 dapat dijawab dengan sukses.

Debat kandidat dihadiri oleh Paslon Cabup dan Cawabup nomor urut satu, Komisioner KPU, Panwas, LSM, TNI, wartawan, Kepala SKPD Mesuji, Tim pendukung dari Paslon,Kepolisian sebagai pengamanan, dan masyarakat. Debat dibuka langsung oleh Ketua KPU Bapak Saipul Anwar SH.Saipu Anwar yang meminta kepada seluruh lapisan masyarkat untuk saling menjaga kondusifitas agar debat berjalan dengan damai.

Tidak hadirnya paslon nomor urut dua Khamami-Saply menuai pertanyaan berbagai kalangan. Seperti diutarakan Tim sebelas Bapak Ir.Hi. Hendro Yahman dan Bapak Abdullah yang mendapatkan informasi jika tidak hadirnya paslon nomor urut dua karena faktor keamanan.

”Kalau alasanya faktor keamanan yang kurang terjamin, menurut kami tidak masuk akal. Karena Keamanan yang dijaga ketat dari Kepolisian dan TNI sudah disiapkan. Apakah keamanan yang selama ini sudah disiapkan masih kurang cukup,” imbunya.

Menurut mereka, KPU harus segera memberikan teguran dan sanksi yang jelas karena alasan itu tidak masuk akal.”Terkecuali jatuh sakit, kalo hal seperti ini tidak segera ditindak nanti bisa timbul hal-hal  yang tidak diinginkan apalagi status Khamami saat ini sudah tersangka dari Kepolisian,” Ungkapnya.(Fnd)