Tauran Antar Kampung Puluhan Rumah Rusak

Iklan Semua Halaman

.

Tauran Antar Kampung Puluhan Rumah Rusak

Sku Metropolitan
Rabu, 18 Januari 2017
Indramayu, Metro. - Puluhan rumah warga di Desa Curug, blok Bojong, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu mengalami rusak parah. Kerukan itu diakibatkan datangnya ribuan massa yang menyerang diduga dari Desa Parean Girang, Bulak dan Ilir yang masih tetangga desa setempat, Selasa (10/01).
Akibat penyerangan, rumah warga rusak berat di perkiran Sembilan puluh (90) rumah warga menjadi korban amuk massa yang diduga dari tiga desa di Kecamatan Kandanghaur  tersebut, selain rumah  toko pun ikut menjadi sasaran nya  diduga terjadi penjarahan isi toko tersebut. Massa yang mendadak bergerak ke sekitar perbatasan desa Drunten Wetan menuju ke Blok Bojong Desa Curug membuat  warga panic, lari berhamburan ke Desa tetangga. Setelah setuasi kondusip warga kembali ke rumah dan merlihat rumahnya hancur, kaca dan seisi rumah porak poranda serta mobil di rusak.

Warga di Blok Bojong Desa Curug yang mayoritas perempuan dan anak-anak terpaksa mengungsi ke desa tetangga, mereka, khawatir adanya serangan massa susulan.  

Sementara, sejumlah warga lainnya khususnya laki-laki warga blok Bojong, masih berusaha berjaga jaga di sekitar lokasi. Peristiwa tersebut, diduga pemicu penyerangan dari media sosial (medsos) belum diketahui pemilik akun tersebut masih dalam penyidikan pihak kepolisian

Pantauan metro di lokasi, wilayah Desa Curug blok Bojong, masih dalam penjagaan  ketat oleh sejumlah aparat Polisi, Pol PP dan TNI, hal itu bertujuan untuk mengamankan situasi yang masih mencekam.

Warga yang dikonfirmasi mengatakan, akibat keruasakan rumah tinggaal, untuk sementara keluarga saya ungsikan, saat kejadian, daya masih di sawah, istri telepon bahwa terjadi pengrusakan rumah oleh ratusan  orang yang tidak dikenal. Mendegar kabar tersebut, saya bergegas pulang ke rumah, ternyata rumah saya sudah hancur. Kami mengharapkan aparat kepolisian segera menangkapa pelaku pengrusakan. Kami juga mengharapkan bantuan dari Pemda Indramayau untuk biaya pembangunan rumah yang sudah dirusak warga lain. Kami tidak mengetahui apa dasar warga lain menyerang daerah kami, katanya. (Kabir)