Assessment Bagi Pegawai BLUD RSUD Menggala Tingkatkan Profesionalisme

Iklan Semua Halaman

.

Assessment Bagi Pegawai BLUD RSUD Menggala Tingkatkan Profesionalisme

Sku Metropolitan
Selasa, 28 Februari 2017
TULANG BAWANG, METRO
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang menggandeng Universitas Lampung (Unila) dalam upaya meningkatkan profesionalitas dan kualitas pelayanan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala.  Dalam bingkai kerjasama yang dibangun Pemkab Tulang Bawang dengan Unila itu, pada Jumat 24 Februari 2017, UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPT PKK) Unila, menyelenggarakan Assessment atau penilaian kompetensi bagi Pegawai BLUD RSUD Menggala. 

Kegiatan ini digelar di ruang sidang lantai IV Rektorat Unila.  Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulang Bawang Drs. Sobri, M.M., dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila Prof. Karomani, M.Si., serta sejumlah pejabat Pemkab Tulang Bawang diantaranya Asisten III dan Ketua SPI RSUD Menggala Dr. Untung Widodo, M.Si., Kepala Inspektorat Dr. Suharyo, Kepala Dinas Kominfo Gunawan, Kepala BKPP Hasbi, dan pejabat Pemkab terkait lainnya. Sedangkan pegawai RSUD yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 43 orang.  

Sekdakab Tulang Bawang Sobri mengatakan, tujuan assessment bukan menilai layak atau tidak layak, namun lebih kepada mencari kompetensi yang pas dalam struktur organisasi di BLUD RSUD Menggala.  Atas nama Pemkab Tulang Bawang, Sekdakab juga menyampaikan terima kasih kepada Unila, karena dalam beberapa kesempatan telah menjalin kerjasama yang baik dengan Pemkab Tulang Bawang, termasuk pada pengisian formasi ASN.  “Semoga kerja sama ini akan berlanjut dan hasil yang diperoleh bisa menjadi rekomendasi dalam rangka menambah kemampuan pegawai BLUD RSUD Menggala,” harapnya.  

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila Prof. Karomani, juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pihak RSUD Menggala dan Pemkab Tulang Bawang kepada Unila.  Menurutnya, ini bukan kali pertama UPT PKK menggelar kerja sama. Banyak juga sejumlah kabupaten/kota maupun provinsi yang menggunakan fasilitas UPT PKK Unila perihal assessment.  

Ia juga menjabarkan secara singkat profil dan sederet prestasi yang dimiliki Unila, di antaranya peringkat 16 versi 4ICU, peringkat 14 versi webometrics, dan peringkat 22 versi kementerian pendidikan. Unila, kata dia, di jajaran universitas lain sudah masuk papan atas dengan jumlah mahasiswa sekitar 32 ribu dan 100-an alumni. “Kita juga punya 100-an alumni tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) yang saat ini diketuai oleh jaksa agung,” paparnya.  Oleh karena itu, Prof. Karomani berharap hasil assessment ini bisa berkontribusi pada perbaikan profesionalisme para pegawai BLUD RSUD Menggala yang pada akhirnya turut mencerdaskan kemajuan bangsa di bidang kesehatan. (Fendi/Sudir)