Bendahara UPTD Pungli Guru ?

Iklan Semua Halaman

.

Bendahara UPTD Pungli Guru ?

Sku Metropolitan
Selasa, 28 Februari 2017
BEKASI, METRO
Oknum Bendahara Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Tambun Selatan berinisal Jml, dituduh melakukan pungutan liar (pungli,red) terhadap para guru di daerah itu. Pungli itu, dilakukan terhadap para guru yang hendak meminjam uang ke Bank Jabar Banten (BJB).

Hal itu dikatakan salah seorang guru kepada wartawan SKU METROPOLITAN baru- baru ini. Menurutnya, bendahara UPTD Tambun Selatan meminta uang dari guru yang mengajukana pinjaman ke bank BJB. Praktek pungli tersebut sudah lama berlangsung, tetapi tidak ada yang berani memprotes. Pungutan tersebut selalu berdalih untuk kepala UPTD. Saat meminta rekomendasi pengajuan pinjaman ke BJB, selalu memnita uang dari pemohon, jelasnya.

Dia menambahkan, saat bendaharan UPTD Tambun Selatan dijabat Talih proses cukup cepat, tetapi sekarang ini kerjanya lama dan berbelit, tambahnya.

Pendiri LSM Je-Ko (Jaringan Komunikasi) Bob, ketika diminta tanggapannya tentang pungutan yang dilakukan oknum Bendahara UPTD Tambun Selatan mengatakan, ”Alangkan hitamnya dunia pendidikan di Bekasi, karena telah dikotori dengan cara keji kepada guru yang terpaksa meminjam ke Bank Sumut dengan menggadaikan SK–nya. Ketika kondisi terjepit kebutuhan hidup, tapi para guru harus dizolimi,” ungkapnya.

Bob menambahkan, para guru yang mengajukan pinjaman, karena kebutuhan yang sangat mendesak, bukan karena untuk berpoya- poya. Tetapi keadaan tersebut jadi ajang pungli di UPTD. Kalau hal seperti it uterus berlanjut, kepanjangan UPTD bisa berubah menjadi “ Untuk Pencarian Tambahan Dana” katanya.   

Sementara Bendahara UPTD Tambun Selatan Jml saat mau dikonfirmasi, tidak ada di kantor, menurut salah seorang petugas di UPTD, bendahara sedaang rapat aseet di Pemda Kabupaten, katanya. (DPT)