Kemendagri Turunkan Tim Pemantau Pilkada di 101 Daerah

Iklan Semua Halaman

.

Kemendagri Turunkan Tim Pemantau Pilkada di 101 Daerah

Sku Metropolitan
Senin, 20 Februari 2017
JAKARTA, METRO  - Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) telah menurunkan tim pemantau pelaksanaan pilkada serentak 2017. Masing-masing tim saat ini sudah berada di tempat penyelenggaraan pilkada serentak.
 
Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (14/2). Para tim ini nantinya akan memantau mulai dari persiapan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga keamanan serta anggaran yang digunakan.
“Tim kemendagri sudah sampai di tempat masing-masing, di ujung Papua sampai Aceh dan akan melakukan pemantauan mulai persiapan hari ini, di TPS , terkait anggaran dan dukungan keamanan,” ungkap Sumarsono.
Pria yang akrab disapa Soni ini menyebutkan beberapa daerah pegunungan seperti Puncak Jaya di Papua  hingga saat ini beberapa persiapan sudah dilakukan seperti distribusi logistik dan dipastikan sudah sampai di tempat.
“Beberapa kecamatan kabupaten mereka hampir dipastikan 99 persen dalam kondisi siap pilkada besok dan juga pangdam polda, forum lintas agama tadi pagi sudah melakukan doa bersama,” tutur Sumarsono.
Soni juga mengungkapkan permasalahan yang ada menjelang pilkada ini tidak terlalu berarti bahkan bagi daerah yang pada awalnya dikhawatirkan ada hambatan.
“Saya kira iklimnya kondusif di Papua, Bangka Belitung siap, Kaltara siap, Sulteng, hampir seluruh daerah lah, termasuk Aceh saja yang kita khawatirkan terjadi persoalan dan hambatan, ternyata tidak berarti lah,” jelas Sumarsono.
Tjahjo Kumolo mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk saling membantu dan memback up penuh penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017.
Baik pemerintah pusat maupun daerah sesuai dengan arahan Presiden, membantu baik dari segi penyelenggaraan maupun fasilitas dengan maksud agar kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat maksimal.

“Pilkada serentak ini harus demokratis, berjalan lancar sesuai tahapan-tahapan yang dibuat oleh KPU dan juga Undang-Undang,” ungkap Tjahjo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (14/2).
Terkait dengan keamanan dan distribusi agar berjalan lancar dia menyebutkan dari pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga telah memberikan dukungan termasuk juga dengan kepolisian yang didukung dengan TNI. “Termasuk kementerian keuangan memback up kepolisian dengan dukungan TNI  agar distribusi dan keamanan berjalan lancar,” ujar Mendagri.
Sementara itu, Mendagri sudah tidak lagi meragukan tugas KPU dan Bawaslu. Dia meminta semua pihak untuk tetap menjaga suksesnya pilkada. Dalam menggunakan hak pilih, Mendagri tidak lupa untuk mengajak masyarakat memilih calon pemimpin yang tepat.
“Saya yakin KPU cukup profesional bagaimana tingkat partisipasi masyarakat ini tinggi, memilih yang tepat , jangan sampai ada politik uang,” tutur dia. (JONDRY)