Warga dan PT. PGN Tandatangani Kesepakatan

Iklan Semua Halaman

.

Warga dan PT. PGN Tandatangani Kesepakatan

Sku Metropolitan
Kamis, 16 Februari 2017

Bekasi, Metro
Proyek penanaman Pipa yang dilaksanakan PT.Perusahaan Gas Negara (PGN), di wilayah Tarumajaya dan sekitarnya, menimbulkan kontra terhadap Masyarakat sekitar.  Kegiatan tersebut membuat masyarakat resah karena dinilai tidak memenuhi standar keselamatan.     

Masyarakat Tarumajaya dan Pihak PT. PGN,  sudah membuat kesepakatan di Gedung DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi. Dalam kesepakatn tersebut telah menghasilkan 7 poin kesepakatan. Tetapi masyarakat menilai  kesepakatan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik oleh pihak PT.PGN.

Terkait hal tersebut, warga Tarumajaya kembali melakukan Aksi damai yang berlangsung di Gudang PGN Kampung Tikungan, Desa Segara jaya, Kecamatan Tarumajaya, agar melaksanaan kesepakatan 7 poin yang telah disepakati.

Izhar M.Rosadi, selaku perwakilan warga Tarumajaya, mengatakan, realisasi dari 7 poin kesepakatan  telah di lakukan oleh PT.PGN , akan tetapi pelaksanaan pengerjaannya masih belum maksimal, seperti, pembuatan salura air  dan perbaikan jalan yang terkesan asal asalan, sehingga jalan Utama di Tarumajaya hancur dan amburadul.

"Kita akan terus mengawal dan memonitor hasil kesepakatan terebut , agar masyarakat Tarumajaya tidak terbelenggu hak haknya. saya mengakui kesepakatan tersebut sudah dilaksanakan, tapi pengerjaannya terkesan asal asalan atau rombeng".jelasnya.

Dikatakan Izhar, "dari ke 7 poin kesepakatan tersebut meliputi, Ganti rugi asset warga yang belum menerimanya, Memperbaiki jalan Marunda makmur dari kampung, Turijaya Segaramakmur hingga kampung tanah baru bulak, Memperbaiki jalan dan saluran dari kampung tanah baru bulak sampai kampung Tanggul Segara jaya, Memperbaiki kembali jalan exs lintasan  galian pipa PGN dengan maksimal dan penanaman pohon, Memberikan jaminan keamanan dan keselamatan apabila  terjadinya kebocoran gas, Memberikan dana CSR kepada warga masyarakat sekitar, dan menyerap tenaga kerja lokal yang di butuhkan PT.PGN,  sesuai dengan klasifikasi yang ada, memberdayakan warga Tarumajaya,  memberikan program pelatihanjelasnya.
.
H.Rohadi, mewakili Camat Tarumajaya ketika dikonfirmasi terkait aksi damai dari masyarakat Tarumajaya menuturkan, warga menagih janji kesepakatan pihak perusahaan dengan masyarakat di Gedung DPRD beberapa waktu lalu. " Gelar aksi warga kali ini adalah, aksi damai, untuk mengawal kesepakatan yang telah disetujui pihak perusahaan dengan masyarakat. Masyarakt berharap, agar perusahaan mau memperhaatikan  kesejahteraan warga Tarumajaya". Jelasnya.

H Rohadi, menambahkan, kehadiran dirinya beserta unsur Muspika,  untuk memonitor aksi damai yang dilakukan oleh warga. “ saya menyampaikan ucapan  terimakasih kepada masyarakat Tarumajaya yang telah melakukan penyampaian aspirasi, dan bersyukur aksi  kali ini berjalan lancar dalam suasana aman dan tertib, ujarnya.
.
Sementara itu , Manager Proyek PT.PGN, Bowo,  memberikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Tarumajaya yang telah beritikad baik dengan musyawarah mufakat, sehingga menghasilkan 7 poin kesepakatan hal ini sudah kita pahami dan dalam proses pengerjaan."Kita sudah komit untuk melaksanakan tuntutan masyarakat yang tujuh poin tersebut,(saat ini sedang dalam pengerjaan) akan tetapi tentunya membutuhkan waktu yang ada". Jelasnya.

Terkait jaminan keselamatan, kata Bowo ," saat ini kami sedang menunggu surat  dari Dirjen Migas, tentunya  untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Tarumajaya dan sekitarnya". jelasnya.

Dari pantauan media ,Gelar aksi warga Tarumajaya dan Buni Bakti yang berlokasi di gudang penyimpanan pipa PGN kampung Tikungan, Desa segara jaya, berjalan aman dan tertib.

Hadir dalam  aksi tersebut , H.Danto, (Anggota DPRD komisi 3) H.Rohadi mewakili Camat Tarumajaya, Unsur Muspika, Bowo Manager Proyek PGN, staf Desa Segarajaya, Izhar Rosyadi perwakilan masyarakat Tarumajaya, Tokoh Tarumajaya H.Romi , H.Nurdin, unsur TNI dan Polri serta, ratusan masyarakat Tarumajaya.

Selesai acara persepakatan damai tersebut,  dilakukan pelepasan konci gembok, pembuka   penyegelan gudang, secara bersama sama..( Hidayat ).