Kekek Tewas Tersamber Kereta Api

Iklan Semua Halaman

.

Kekek Tewas Tersamber Kereta Api

Sku Metropolitan
Sabtu, 25 Maret 2017
Indramayu, metro. - Pria lansia yakni Mansyur (67), warga asal Blok Kubanggading, Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu tewas akibat tersambar kereta api Taksaka KA 52 jurusan Jakarta Gambir - Yogyakarta di KM 138+2/3 Lintasan Kereta Api di Desa/Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, Minggu (19/03).  
 
Informasi yang dihimpun metro, kecelakaan kereta api yang menyamber korban di jalur petak Haurgeulis - Cilegeh KM 138+2/3, berawal saat korban melintasi rel kereta seorang diri. Namun disaat melintas, tiba-tiba dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah datang kereta api Taksaka KA 52 dengan kecepatan tinggi.

Diduga karena tak melihat dan mendengar kedatangan kereta tersebut, sehingga tubuh korban terserempet oleh kereta api tersebut, hingga membuat tubuh korban terpental beberapa meter dari tempat kejadian awal.
 Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi dan menolong korban yang sudah tergeletak di sekitar lokasi, namun saat dilakukan pertolongan, korban sudah meninggal dunia dengan luka dibeberapa bagian seperti pada tulang kaki, pinggang patah dan bagian perutnya sobek.

Sebagian warga lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas di Polsek Haurgelis. Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban untuk dilakukan pemeriksaan petugas medis di puskesmas terdekat. Polisi juga memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban, karena sebagian warga mengenali jasad korban.

Perihal kejadian itu dibenarkan Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki melalui Kasubag Humas AKP Heriyadi didampingi Kapolsek Haurgeulis AKP Rasja, bahwa polisi yang datang ke lokasi langsung membawa jenazah korban ke puskesmas terdekat.

"Kami juga memberitahukan kepada keluarganya. Setelah itu, jenasah korban kami serahkan ke keluarga korban, kemudian oleh keluarganya, korban langsung dikebumikan ditempat pemakaman umum setempat," Pungkasnya. (Winata/didik)