75 Anggota Hansip Digembleng Kemendagri Soal Pilkada,

Iklan Semua Halaman

.

75 Anggota Hansip Digembleng Kemendagri Soal Pilkada,

Sku Metropolitan
Senin, 17 April 2017
Subang, METRO - Sebanyak 75 orang anggota hansip (pertahanan sipil), merupakan perwakilan dari Kabupaten Subang, kini bernama Linmas (Perlindungan Masyarakat), mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bimtek yang diselenggarakan oleh Direktur Jenderal Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Mas yarakat (Linmas) Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri selama tiga hari, 6-8 April 2017 ini, memuat materi/wawasan mengenai penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 dan sosialisasi Permendagri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penugasan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam Penanganan Ketentraman, Ketertiban dan Keamanan.

“Kegiatan ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Linmas dalam pelaksa naan pilkada serentak di daerah,”ujar Ketua Panitia Bimtek, Beny Marolop Pakpahan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Endang Try Setyasih, mengatakan, pada 2018 nanti, akan digelar Pilka da dan Pilgub, sehingga, perlu dipersiapkan sum berdaya manusia (SDM) yang profesional, untuk membantu pengamanan penyelenggaraannya.

“Karena itu, bimtek untuk para anggota Linmas sangat penting. Mengingat selama ini, kebera daan Linmas sangat efektif membantu pengama nan ketertiban di daerah-daerah,”imbuhnya.

Kendati eksistensi Linmas dinilainya penting dan loyalitasnya sangat tinggi kepada pemerintah, namun pihaknya mengakui, hingga kini, petugas Linmas belum mendapat gaji dari negara.

“Walaupun (Linmas) enggak digaji oleh negara, ta pi Linmas sangat loyal terhadap daerahnya. Sehi ngga, agar tercipta sinergi yang baik, pemda se tempat harus memerhatikan, apakah Linmas ini sudah diperhatikan BPJS-nya, pendidikan anak-anaknya, dan kesejahteraannya? Sebab, mereka (Linmas) adalah modal dasar terciptanya ketente raman di daerah,”tegasnya.
‎ (DS/ABH)