BPK Diminta Usut Penggunaan Dana BOS di SMPN 1 Kertasari

Iklan Semua Halaman

.

BPK Diminta Usut Penggunaan Dana BOS di SMPN 1 Kertasari

Sku Metropolitan
Sabtu, 01 April 2017
Bandung, Metro - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kertasari perlu pemeriksaan dari BPK maupun inspektorat Kementerian Pendidikan, terkait dana BOS. Kepala SMPN 1 Kertasari Adang Setiaman, tidak bersedia diklarifikasi terkait penggunaan dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) tahun 2016.
            Sesuai temuan Media Metropolitan hasil rekapitulasi penggunaan dana BOS di tahun 2016, poin ke 10, adanya pengalokasian untuk membantu siswa miskin sebesar Rp 24 juta/triwulan, untuk penerimaan dana BOS tahun 2016, SMPN 1 Kertasari mengalokasikan dana sebesar Rp 96.000.000,-.
            Saat media Metropolitan ingin klarifikasi kepala sekolah SMPN 1 Kertasari melalui telepon selulernya menyatakan, saya lagi sibuk, untuk dana BOS saya belum memberikan laporan tahun 2016 semester IV, ujar Adang Setiaman.
            SMPN 1 Kertasari Kabupaten Bandung siswa-siswinya juga ada dari perbatasan Kabupaten Garut, karena belum adanya transportasi dari rumah siswa ke sekolah, sehingga siswa-siswi tersebut mengontrak 1 bus yang diisi 70 siswa, Dengan biaya Rp 5.000,-/hari. 

Bupati Bandung dan Dinas Pendidikan Kab. Bandung agar mengetahui keluhan siswa-siswi yang ingin menuntut ilmu sebagaimana program pemerintah Wajar Dikdas 9 Tahun.(P. Silalahi)