Dinas PUPR Mesuji Turun Tangan Bongkar Hasil Kerjaan Proyek Drainase

Iklan Semua Halaman

.

Dinas PUPR Mesuji Turun Tangan Bongkar Hasil Kerjaan Proyek Drainase

Sku Metropolitan
Minggu, 30 April 2017
MESUJI,METRO-Dua Titik Pembangunan Drainase di Desa Trikarya Mulya, Kecamatan Tanjungraya, dan Desa Suka Agung Way Serdang, Mesuji diduga asal jadi. Pasalnya pekerjaan pembangunan Drainase / volume ketebalan tidak sesuai bestek bahkan pekerjaan tersebut sudah mulai retak.
 
Lebih parahnya lagi, adukan pekerjaan drainase tersebut juga terkesan asal – asalan bahkan kelihatan pucat / kekurangan semen. Ini dilihat dari hasil pemantauan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mesuji terhadap Kontraktot Nakal siang tadi (25/4).

Pantauan wartawan bersama tim DPUPR Mesuji saat mengecek hasil Pekerjaan beronjong milik CV. Tineba dengan nilai kontrak Rp536.700.000 terlihat lanntai dasar pengecorannya tidak sesuai bahkan terkesan kurang semen. Selain itu ketebalan pengecorannya juga kurang sementara hasil pekerjaan telah masuk sekitar 50 persen.

Sementara pembangunan Drainase milik CV. ND Rizki Amiroh Desa Mukti Jaya arah Harapan Mukti, Tanjungraya, juga terkesan asal – asalan. Selain itu pembangunan drainase di Desa Tri Karya Mulya Kecamatan Tanjungraya serta Desa Suka Agung Way Serdang, Mesuji yang dikerjakan beberapa CV namun sistem pengawasannya dilakukan oleh Boy.

Bila dilihat dari hasil Pekerjaan di Desa Trilarya Mulya saat pengambilan sempel pembongkaran pemasangan batu hanya dilakukan sistem berdiri atau sebelah saja sehingga ketebalan hanya menghasilkan 10/15 CM sementara ketebalan harus 20 CM. Selain itu plang nama pekerjaan juga tidak dipasang.

Lebih parahnya lagi kondisi adukan semen diduga tidak sesuai SPK yakni 1: 4 sehingga adukan kelihatan seperti adukan 1: 8 sampai adukan 1: 12 sehingga hasilnya pucat dan terlihat kurang semen.

Tidak hanya itu, Hasil pekerjaan yang diduga asal jadi juga ditemukan di Desa Suka Agung dimana pekerjaan yang sudah siap PHO tersebut juga diduga asal jadi. Hal itu dilihat dari hasil pembongkaran oleh Tim dan lantai Rabat tidak mengunakan sistem cor rabat namun diplur.

Sementara Kabid Bina Marga (BM) DPUPR Mesuji Rahmad Danil mengakui bahwa dari hasil peninjauan seperti apa yang kawan-kawan lihat. Artinya pekerjaan ini bila ingin di PHO kan tentunya belum masuk karena hasil pekerjaan tidak sesuai.

“Hasil pekerjaan sudah kita lihat sendiri bersama tim. Maka beberapa sempel kita bongkar untuk melihat langsung ketebalan serta sistem pemasangan batu dan ternyata hanya satu lapis sehingga ketebalan tidak mencukupi volume dan pemasangan lantai juga kita perintahkan untuk dicor ulang,”tegad Danil pangilan akrabnya.

Memang lanjut Danil ada dua titik Kondisi terparah yakni di Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjungraya, dan Desa Suka Agung, Kecamatan Wayserdang, Mesuji. Dimana kondisi pemasangan batu belah diposisi seperti yang kalian lihat.

“Hari ini kita memang membongkar pekerjaan yang tenggah dikerjakan oleh Kontraktor karena dari beberapa informasi yang masuk ada pekerjaan yang tidak sesuai. Dari hasil inilah maka beberapa titik pekerjaan kita bongkar dan kita lihat ketebalannya dan ternyata hasilnya memang tidak sesuai SPK,”tegasnya.

Dari dua titik pekerjaan ini lanjut Danil, hari ini juga kita perintahkan baik Konsultan Pengawas maupun Kontraktornya untuk diperbaiki dan dihitung lagi volumenya. Apabila masih tidak sesuai maka dengan tegas pihaknya tidak akan mem PHOkan hasil kerjaan tersebut.

“Sudah kita perintahkan volume ketebalan yang kurang akan dilarikan kevolume panjang. Artinya dari hasil hitungan voleme berpa yang kurang akan dilarikan ke volume panjang untuk mencukupi volume yang ada,”imbuhnya.

Sementara saat ditanya apakah adukan semen sudah sesuai standar yakni 1: 4 dengan tegad Danil mengatakan kalau adukan memang kita lihat mengalami kekurangan semen. Namun itu nanti kita tambahkan ke volume. Artinya pekerjaan ini masih tanggung jawab kontraktor.

Sementara Konsultan Pengawas Solihin saat dimintai keterangan pihaknya akan menghitung ulang berapa Volume Ketebalan yang kurang maka akan kita tambahkan ke Volume Panjang. "Untuk   hasil Pekerjaan Memang Cukup Baik Namun Hanya kurang volume Ketebalan dan berapa hasil hitungan ulang kekuramgan keteban akan kita tambahkan kevolume Panjamg,Artinya Pihak Kontraktor akan   Melakukan Pekerjaan Tambahan,"Imbuhnya. Sementara Pengawas Lapangan dari empat Pekerjaan tersebut Boy, Mengatakan Pihaknya siap mencukupi Volume."Kami siap menanbah Volume sebagaimana arahan dari Konsultan Pengawas dan pihak Dinas dalam waktu dekat ini akan segera kami Kerjakan,"pungkasnya.(Fendi/Sudir)