Jalan Berlubang Masyarakat Resah

Iklan Semua Halaman

.

Jalan Berlubang Masyarakat Resah

Sku Metropolitan
Minggu, 30 April 2017
Bekasi Metro- jalan rusak dan berlubang di wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, bukan hanya di sepanjang Jalan Raya Kebalen, Jalan Raya Pasar Babelan, dan Jalan Raya Kedung Pengawas. Hal yang sama juga terlihat di depan Kantor Kecamatan Babelan. Tak ayal pemandangan jalan berlubang yang tidak sedap dipandang mata itu menjadi keluhan bagi masyarakat, khususnya warga Babelan.
 
“Sebenarnya dengan adanya kondisi jalan yang rusak itu akan terus menjadi momok bagi masyarakat Babelan, yah mau bagaimana lagi, ini aja di depan Kantor Kecamatan Babelan dibiarkan. Padahal, mulai dari depan Kantor Kecamatan Babelan sampai depan Pasar Babelan banyak sekali lubang menganga yang siap memakan korban. Mungkin harus nunggu pengguna jalan banyak yang tewas dulu baru diperbaiki itu jalan,” kata ical (40), salah satu Tokoh Pemuda di wilayah Desa Babelan Kota, (27/04).

Menurut Ical, kondisi Jalan yang rusak tersebut sudah cukup lama, namun hingga saat ini tak kunjung ada perbaikan.

“Kerusakan jalan itu sudah terjadi kurang lebih 5 tahun. Hingga saat ini belum ada perbaikan dari pemerintah atau dari pihak yang terkait. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan terutama sepeda motor di malam hari. Saya menilai pihak pemerintah daerah seakan tutup mata akan kondisi yang membahayakan para pengguna jalan ini,”

Terkait hal tersebut, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Babelan, angkat bicara dan berharap Kinerja Pemimpin di Kecamatan Babelan bisa lebih responsif.

“Waktu Musrembang tahun 2015 udah sempat dibahas, dan sempat juga di suratin ke PU Kabupaten tapi sampai saat ini gak ada tanggapan. Malah (dinas terkait) ngelempar ke perusahaan dan Pengembang. Ketika saya komunikasikan ke Perusahaan ngelempar lagi, kita udah kayak bola. Saya jadi bertanya kita punya pimpinan gak sebetulnya dari wilayah Kebalen, Babelan dan Kedung Pengawas ? Jalan pada rusak jangan pada diam aja,” kata, Suhermin,Sekaligus Ketua KNPI Kecamatan Babelan. Selasa ( 18/04/).

“Saya juga pernah usulkan ke Camat agar pengusaha-pengusaha yang ada di Kecamatan Babelan dikumpulkan untuk membahas hal ini, waktu itu kata Camat ia mau dikumpulkan, tapi sampai saat ini saya belum tau ceritanya. Kalau menurut saya pribadi kurang respon juga tentang permasalahan yang ada di Babelan,” lanjutnya.

“Sudah banyak korban, di Waksong udah 2 kali ada yang mati karena ngindarin jalan berlubang, di Kebon Bambu ada yang mati juga akibat kecelakaan karena jalan rusak, di Kedung Pengawas Pangkalan depan Masjid ada yang mati juga akibat ngindarin jalan berlubang, apalagi banyak kendaraan-kendaraan besar lalu lalang di jalan yang memang spek-nya tidak memadai bobot jalan-nya, jam operasional-nya itu mobil juga gak tau aturan, gak pagi, siang, malam jalan terus,” jelasnya.

Camat Babelan , Surya Wijaya ketika dihubungi lewat telepon seluler mengatakan, dirinya sudah berkordinasi dengan pihak UPTD Binamarga Kebalen, langsung diarahkan untuk melayangkan Surat Ke Dinas PUPR ( Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Bekasi, surat beserta gambar jalan raya yang harus 

diperbaiki pun sudah dibuat kemudian dikirim ke Dinas Tersebut, dan dirinya mengakui untuk sementara di jalan raya Daerah Kebalen Sudah di diperbaiki atau di Aspal, selanjutnya ke titik- titik yang berlubang atau rusak di sepanjang jalan raya Kecamatan Babelan termasuk depan Kantor Kecamatan Babelan akan segera di perbaiki.
" Saya udah berkordinasi ke pihak UPTD Binamarga Kebalen, dan UPTD Kebalen meminta saya untuk 

melayangkan surat ke Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, saya pun langsung membuat surat tersebut dan menayangkannya ke Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, hasilnya di wilayah Kebalen sekarang sudah diaspal, dan
nanti menyusul ke titik-titik yang rusak lainnya. Termasuk depan Kantor Kecamatan Babelan, saya kan seorang camat jadi sebelum masyarakat meminta , saya udah perhatikan.jelasnya, Rabu (19/04/). (Hidayat/Doy)