JAWARA BEKASI HADIR DI ACARA MILAD PADEPOKAN SIMA MAUNG

Iklan Semua Halaman

.

JAWARA BEKASI HADIR DI ACARA MILAD PADEPOKAN SIMA MAUNG

Sku Metropolitan
Senin, 17 April 2017

Bekasi, Metro - Acara Milad Padepokan Sima maung yang ke 17, yang bertempat di kampung Wates Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, berjalan dengan meriah dan penuh semangat dari para murid padepokan Sima maung, dan para perguruan silat serta guru besar sejabodetabek. Minggu, (16/04/2017 ).

Turut hadir dalam acara tersebut Jawara Bekasi Damin Sada, puluhan perguruan silat se-jabodetabek,  para guru besar perguruan silat se Jabodetabek,  pecinta budaya, para staf Desa Kedung jaya, dan Tokoh Masyarakat setempat.

Damin Sada, ketika diwawancarai mengatakan, sangat bangga dengan jawara-jawara di Bekasi, dan dirinya berharap agar kedepannya ada  jawara yang bisa membela daerahnya sendiri dari para oknum yang ingin memecah belahkan persatuan jawara Bekasi, dan juga sebagai jawara Bekasi harus berani  menjaga persatuan umat Islam di Indonesia.

" Saya sangat bangga dengan adanya acara kayak gini, jadi jawara bisa terus bersatu di Bekasi, dan saya berharap agar ada Damin- Damin selanjutnya yang bisa menjaga persatuan umat Islam di Indonesia khususnya di Bekasi, dan untuk kedepannya agar jawara-jawara bisa pada bersatu, saya akan  membuat wadah atau lembaga  JAJAKA yang artinya "Jawara Jaga Kampung", yang insha Allah nanti kesekretaritannya bertempat di Daerah Bekasi". Ungkap Jawara BeKasi asal Kampung gabus.

Tubagus Lukman Hasan, selaku guru besar perguruan silat Sima maung, berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar lebih peduli terhadap silat budaya Bekasi atau silat Tradisional Bekasi, dan dirinya berharap agar para generasi penerus bisa lebih cinta kepada budaya sendiri yakni Budaya silat Tradisional Bekasi.

" Dengan adanya acara milad ini, saya sangat berharap Ama bupati Bekasi atau camat Babelan, agar lebih peduli terhadap budaya tradisional silat Bekasi, saya mah cuma pengen di longok aja dan kalau masalah dikasih anggaran mah itu kaga penting, yang penting mah antara pemerintah Daerah dan Perguruan silat yang ada di Bekasi bisa saling ngedukung, dan khusus buat para murid saya berharap bisa terus ngelestariin budaya Bekasi, terutama Budaya silat tradisional Bekasi". Tuturnya. ( Hidayat/Doy).