KAMPUNG KELIR BUAT WAJAH TRENGGALEK LEBIH BERWARNA

Iklan Semua Halaman

.

KAMPUNG KELIR BUAT WAJAH TRENGGALEK LEBIH BERWARNA

Sku Metropolitan
Senin, 17 April 2017
Trenggalek, Metro - Festival Wirakarya Pramuka Kampung Kelir rubah wajah Kota Trenggalek lebih berwarna. Kampung Kelir merupakan kegiatan yang digagas oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Timur yang bertujuan menciptakan lingkungan masyarakat menjadi sehat, bersih dan aman. Rencananya Festival ini akan berlangsung dalam kurun waktu tiga hari sejak Hari Rabu (12/4/2017) hingga Jum'at (14/4/2017).

Dipilih untuk titik lokasi Kampung Kelir Trenggalek ditempatkan diseputaran Wana Wisata Hutan Kota Trenggalek. Akan ada sekitar 1000 anggota Pramuka dari Zona 7 yang terdiri dari lima Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di Jatim ikut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan ini. Lima Kwarcab ini meliputi Trenggalek sebagai tuan rumah, Magetan, Ngawi, Pacitan dan Ponorogo. 
Ada 100 rumah warga yang akan dibuat berwarna warni dan beberapa fasilitas umum di sekitarnya. Selain untuk menciptakan lingkungan masyarakat menjadi sehat, bersih dan aman, kegiatan ini juga diperuntukkan untuk mendukung lokasi wisata alam Hutan Kota yang tidak jauh dari pusat kota. 
Festival Wirakarya 'Kampung Kelir Pramuka' mengangkat tema 'warna warni itu indah'. Dengan tujuan utama membuat suatu daerah menjadi Bersih Aman Sehat (BAS), dan bisa menjadi destinasi wisata baru yang layak dikunjungi.
Menurut salah satu sumber dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Trenggalek, "memang sejak Rabu pagi (12/4/2017) pengecatan oleh relawan sudah dilakukan, namun pembukaan secara resminya baru dilakukan pada Rabu malam."
Ditambahkan olehnya "pengecatan ini akan dilanjutkan hingga keesokan harinya dan akan disempurnakan lagi pada hari ketiga bila ada beberapa titik yang masih belum sempurna," ucapnya.
Destiawan salah satu relawan festival kampung kelir dari Gugus Depan Madrasah Nurul Ulum Munjungan menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini lebih mendidik mereka lebih kreatif, dengan memadukan warna dengan kondisi alam bisa mrnguji kreatifitan untuk menciptakan suatu karya yang menarik.
Selain itu dirinya bersama sembilan relawan lainnya merasa senang bisa menjadi bagian kegiatan ini dan bisa berbuat sedikit untuk daerahnya. (Sar/Jon)