Kepsek Diduga Sunat Dana PIP dan Dana BOS

Iklan Semua Halaman

.

Kepsek Diduga Sunat Dana PIP dan Dana BOS

Sku Metropolitan
Minggu, 30 April 2017
TULANG BAWANG,METRO - Maraknya korupsi dikalangan pejabat, baik pejabat tinggi maupun pejabat rendah meski sudah banyak yang terjerat masalah hukum hingga mendekam dibalik jeruji besi, nampaknya tidak membuat jera para Kepala Sekolah.

Begitu banyak prioritas pemerintah terhadap anggaran dana yang dikucurkan untuk memajukan dunia pendidikan seperti, dana BOS dan dana Program Indonesia Pintar, yang nyata nyata diperuntukan untuk fasilitas pendanaan sekolah, mulai rehab ringan sampai pembelian buku dan lain sebagainya.  Belum lagi dana yang dikucurkan berupa BSM nampak sekali bahwa, Pemerintah tidak main main untuk memajukan dunia pendidikan agar masyarakat Indonesia bebas buta huruf tanpa batasan kaya dan miskin.

Ternyata masih banyak para Kepala sekolah yang pura pura tidak mengerti kegunaan dana BOS. Dana PIP  dan dana BSM, bahkan secara terang terangan berani menyelewengkan dana tersebut, seperti SMPN SATAP 01 Penawar Aji.

Dana program indonesia pintar (PIP) diduga telah dijadikan ajang korupsi oleh Kepala sekolah dengan cara melakukan pemotongan dana bantuan tersebut yang berdalih untuk tabungan guna beli kaos / baju seperti baju batik  dan pramuka.

Program Indonesia Pintar, atau yang di sebut PIP adalah bantuan berupa uang tunai dari pemerintah diberikan kepada peserta didik yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya, sebagai kelanjutan dan perluasan sasaran dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Menurut keterangan wali murid SD sekolah SMPN satap 01 Penawar Aji yang enggan di tulis namanya,  mengatakan, mereka menerima dana bantuan 

PIP Melalui salah satu guru di sekolahannya  sejumlah Rp.400.000/siswa.
"kami terima dana itu dari salah seorang guru yang mewakilkan saat pengambilan,dan dana itu jumlah nya Rp.400.000 persiswa bagi yang dapat" jelasnya. 

Kepala Sekolah SMP N Satu atap 01 Penawar Aji, Siti Mukaromah mengakui pemotongan dana tersebut. Dana yang dipotong untuk tabungan pembelian baju batik dan pramuka, walau pada awal nya kepsek ini tidak mengakui adanya potongan dana bantuan tersebut.
"Saya jadi Kepala sekolah di SMPN SATAP 01 Penawar Aji, sudah lima tahun yang dapat bantuan PIP khusus nya SD, tahun 2016 lalu saya lupa berapa jumlah harus lihat arsipnya. Dana yang diterima siswa sebasar Rp.450.000 dalam dua tahapan,  yakni tahap pertama, Rp.225.000 dan tahap ke dua Rp.225.000. 

Kalau untuk PIP memang sudah di serahkan kepada wali murid, jadi saya bukan selaku pengguna anggaran dan gak tau menau tentang hal itu, adapun dana 50.000 yang di potong dari dana 450.000 itu kegunaan nya untuk tabungan siswa untuk pembelian baju batik dan pramuka, elak Siti

Diharapkan satuan SABER pungli Polres Tulang Bawang agar dapat menindak lanjuti tentang permasalahan ini guna memberikan efek jera pada oknum pelaku pungli dan dapat memberikan sangsi yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku. (Fendi/Roby)