Pelayanan Mengecewakan, Warga Protes RS Mutiara Bunda

Iklan Semua Halaman

.

Pelayanan Mengecewakan, Warga Protes RS Mutiara Bunda

Sku Metropolitan
Minggu, 30 April 2017
TULANG BAWANG, METRO - Setelah sebelumnya keluarga pasien mengeluhkan buruknya palayanan Rumah Sakit (RS) Mutiara Bunda (MB) Tulangbawang (Tuba) Provinsi Lampung, kini mulai berbuntut panjang, puluhan warga ajukan protes dan segera layangkan aduan ke DPRD setempat.
 
Warga Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, tempat rumah sakit tersebut bercokol mulai gerah dengan ketidakprofisionalan pelayanan  RS MB. Selain telah mengajukan protes, mereka telah mengumpulkan mengumpulkan 38 tanda tangan warga.

Dedi, salah satu Warga Kampung Tunggal Warga, mengungkapkan RS Mutiara Bunda tidak peduli terhadap perkembangan kesehatan warga setempat.

"Lha, RS Mutiara Bunda ini berdiri di Kampung Tunggal Warga. Tapi tidak ada kebijakan sedikitpun kepada masyarakat di sekitar lingkungannya. Atas nama warga kami sangat kecewa," kata Dedi, Minggu (23/04/2017).
Keberatan dan protes puluhan warga tersebut mendapat dukungan dari rukun warga (RK), Kepala Kampung dan pihak kecamatan Banjaragung.

"Dasar  warga menuntut rumah sakit tersebut, dikarenakan tidak adanya kebijakan dari rumah sakit, terhadap warga sekitar yang hendak beroat,” kata dia.

Menurut beberapa warga yang pernah di rawat di rumah sakit tersebut, ketidakprofisionalan rumah sakit itu terlihat ketika warga sekitar berobat, dokter ada idnikasi salah diagnosa.

"Pernah ada warga dekat rumah sakit, divonis operasi, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Imanuel. Teryata disana (Imanuel,RED)  tidak perlu dioperasi. Itu salah satu contoh kecil disamping contoh yang lain," ungkapnya.

Warga juga mengungkapkan, ketidak profisionalan rumah sakit tersebut, terlihat ketika pasien yang berbat menggunakan layanan BPJS. “Kalau pakai BPJS, pelayanannya sangat kurang. Tapi kalau pakai umum agak cepat. Inikan sangat tidak manusiawi,” kata mereka.

Selian meluapkan kekecewaan, warga setempat mempertanyakan Corporate Social Responsibility (CSR), atau suatu konsep tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

"Kami juga berharap pemerintah daerah untuk membantu kami, agar empat poin yang tercantum  dalam tuntutan kami dapat direalisasikan  dari rumah sakit mutiara bunda," imbuhnya.

Edi, warga setempat mengatakan dalam waktu dekat akan menyampaikan aspirasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Tulangbawang.

"Kita siap duduk satu meja dan menyampaikan aspirasi. Surat resmi dari Kampung Tunggal Warga akan segera kami kirimkan ke DPRD Tulangbawang," pungkasnya.(Pendi/Sudir)