Bupati Tanjabbarat Memerintahkan Para Kades Buka Rekening Desa Di Bank

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Tanjabbarat Memerintahkan Para Kades Buka Rekening Desa Di Bank

Sku Metropolitan
Rabu, 03 Mei 2017
Tanjab Barat – Metro, Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS membuka secara resmi Sosialisasi Penyaluran dan Pencairan Dana ADD dan DD Tanjab Barat TA. 2017 di Gedung Balai Pertemuan Kantor bupati kuala Tungkal, Jumat (20/4/17)

Bupati dalam sambutannya mengatakan acara ini sangat penting, keinginan saya para camat diharapkan kepada para kepala Desa serius, dalam mengikuti sosialisasi ini.

“pelatihan ini sangat penting guna mengikuti dan bagaimana cara menggunakan dana ADD dan DD, bertanyalah pada pelatih-pelatih bagaimana cara menggunakan dana desa tersebut,” terang bupati

Selain itu bupati memerintahkan para kades buka rekening Desa di bank, agar proses penyaluran dana Desa berjalan lancar, koordinasi dengan kepala BPKAD Rajiun Sitohang, tentang sistem penyaluran dan pencairan dana ADD dan DD tahun 2017 ujar bupati.

Kepada BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) bupati perintahkan bagi Kades yang tidak hadir mengikuti sosialisasi ini, tidak boleh disalurkan dana Desanya.

Kepala Dinas PMD H. Mulyadi dalam laporannya mengatakan acara sosialisasi ini merupakan rangkaian awal penyaluran dan pencairan dana ADD dan DD Tahun 2017 untuk mempercepat penyaluran dana ADD dan DD tahap 1 Tahun 2017 sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah sebagai percepatan penyaluran dana ADD dan DD tahap 1 tahun 2017 ke rekening Desa masing masing.

Selain itu, tujuan utama dari semua percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, Agar pelaksanaan dan penggunaan dana desa ADD dan DD Tahun 2017 tepat sasaran, transparan, akuntabel dan partisipatif.

Serta untuk meningkatkan kapasitas Pemerintahan Desa dalam pengelolaan dan Pelaksanaan dana Desa.

Pemateri dari kepala Dinas PMD TanjabBarat, Kepala Badan BPKAD Rajiun Sitohang
Peserta pada sosialisasi ini  terdiri dari 114 orang kepala Desa, 13 orang Camat,  dan 6 orang tenaga Ahli pemberdayaan masyarakat. (Johari)