PT CL, Tandatangi Kesepakat Dengan Warga

Iklan Semua Halaman

.

PT CL, Tandatangi Kesepakat Dengan Warga

Sku Metropolitan
Selasa, 16 Mei 2017
Bekasi Metro. - Pada saat acara mediasi kedua antara masyarakat Babelan dengan pihak manajemen PT Cikarang Listrindo (CL) yang digelar di Gedung PGRI Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (8/5/2017), juru bicara masyarakat Babelan, Khoirul, menyebut dengan adanya keberadaan mega proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTB) milik PT CL yang berada di Kampung Pendayakan Desa Muara Bakti, bisanya hanya menimbulkan kesengsaraan bagi warga masyarakat Babelan.

“Keberadaan PT CL selama ini sebenarnya sudah sangat meresahkan dan mengganggu ketenangan warga. Salah satu contoh, pada saat uji coba mesin milik PT CL selalu membuat warga kebisingan, fasilitas-fasilitas umum jadi rusak, ekonomi warga menjadi punah, salah satunya mayoritas petani di sini selalu rugi lantaran adanya proyek CL, tidak pernah ada pemberdayaan untuk masyarakat, masalah pendidikan juga nol besar, kesejahteraan sosial tidak pernah ada peningkatan atau nol besar, sehingga mengakibatkan warga selalu demo CL,” cetus Khoirul, pada saat berdialog dengan pihak manajemen PT CL di Gedung PGRI Babelan, Senin (8/5).

“Intinya, jika PT CL tidak bisa mensejahterakan masyarakat, masyarakat meminta PT CL untuk segera dipindahkan, karena dengan adanya PT CL hanya membuat warga rugi,” lanjutnya.

Ditempat yang sama, Tokoh Pemuda Kecamatan Babelan, Suhermin yang juga menjadi salah satu perwakilan dari warga untuk menyampaikan tuntutan terhadap PT CL mengatakan, sebenarnya proses mediasi antara warga dengan pihak PT CL telah berulang kali dilakukan, akan tetapi, selalu berujung deadlock.

“Sebenarnya warga sudah pernah beritikad baik, berhubung pihak perusahaan tidak pernah merespon tuntutan warga, yah akhirnya mengundang kemarahan warga Babelan untuk bersama-sama menggelar aksi demo terhadap PT CL,” tandasnya.

Selama hampir 4 jam bermediasi di Gedung PGRI Kecamatan Babelan, yang dijembatani oleh pihak Polres Metro Bekasi Kabupaten, akhirnya suasana menjadi netral dan pihak manajemen PT CL pun sepakat untuk memenuhi tuntutan dari masyarakat dengan membuat surat pernyataan yang selanjutnya ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

Isi dari surat kesepakatan tersebut, pihak PT CL menyatakan siap akan memenuhi tuntutan dari masyarakat Babelan. Diantaranya, pengadaan fasilitas umum dan fasilitas sosial, penanggulangan kebisingan, pemberdayaan untuk masyarakat, dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Terkait program-program tersebut, salah satu dari perwakilan masyarakat diminta untuk menyerahkan hasil perumusan program itu tanggal 15 Mei 2017 kepada pihak PT CL.

Sementara terkait hal tersebut CAO PT. Cikarang Listrindo, Rifky Hakim, meminta kepada masyarakat Babelan khususnya warga Kampung Pendayakan Desa Muara Bakti untuk memberikan tenggat waktu dalam merealisasikan tuntutan tersebut.


“Kita butuh waktu untuk merealisasikan semua tuntutan ini. Terlebih tuntutan terkait pembangunan, yaa gak bisa hari ini disampaikan, hari ini dilakukan. Semua ada prosedurnya,” ujarnya. (Tim)