Anggota Pensiunan Koprasi Guru Babelan Grudug Kantor Koprasi

Iklan Semua Halaman

.

Anggota Pensiunan Koprasi Guru Babelan Grudug Kantor Koprasi

Sku Metropolitan
Senin, 19 Juni 2017
Bekasi, Metro -Anggota KPRI Guru Babelan grudug kantor koperasi yang beralamat di perumahan taman kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, untuk menuntut pengembalian simpanan wajib pokok yang sudah puluhan tahun mereka simpan di koperasi tersebut, Sabtu (10/6).

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Guru Babelan, diduga belum menyelesaikan kewajibannya dalam hal pengembalian simpanan wajib pokok kepada anggota yang sudah pensiun. 
Ketua KPRI Guru Babelan, H TACHRIR S.pd, ketika ditanya kepada Wartawan Metropolitan mengatakan, "kita tetap bertanggung jawab untuk mengembalikan meski tidak sepenuhnya kita kembalikan, karena koperasi saat ini mengalami kredit macet".

"Kami akan mengadakan rapat membahas dampak kredit macet, sebagai bentuk tanggung jawab, sampai masa jabatan saya habis-pun saya tetap bertanggung jawab, meski tidak sekaligus kita kembalikan, "ujarnya.

Beberapa yang mendatangi kantor KPRI GURU Babelan, salah satu yang pensiun anggota yang bernama Firdaus, Sabtu depan datang kembali untuk mengambil uang simpanan wajib pokok, namun, belum sepenuhnya di bayarkan.

"Dan kita belum bisa menentukan waktunya sampai kapan bisa kita berikan simpanan wajib pokok saudara Firdaus sepenuhnya, "terangnya.

Terpisah, Firdaus salah satu anggota koperasi yang sudah pensiun ketika di tanya kepada wartawan mengatakan, dirinya datang ke kantor koperasi untuk menanyakan simpanan wajib pokok yang sudah puluhan tahun di simpan, lantaran hingga dirinya pensiun belum ada tanda-tanda untuk di berikan.
"Ini sudah beberapa kalinya saya datang ke kantor koperasi, untuk menanyakan tentang simpanan saya yang selama hampir 20 tahun di simpan, wajar dong saya nanyain, kan saya sudah pensiun, "terangnya.

Menurutnya, diperkirakan uang simpanan wajib pokok dirinya yang ada di koperasi mencapai angka 10 juta lebih karena setiap bulannya dirinya menyimpan uang sebesar Rp.375 ribu.

"Tadi saya dijanjikan oleh pengurus KPRI Guru Babelan Sabtu mendatang, itupun tidak diberikan sepenuhnya, hanya dua juta, kalau saya sih ingin liat draf pembukuan dulu di koperasi berapa simpanan wajib pokok saya, karena saya gak punya perinciannya, "ungkapnya. Acep