"Anggaran Desa Diduga Digondol Kades" Warga Geruduk Gedung DPRD, Tuntut Kades Agar Dipecat

Iklan Semua Halaman

.

"Anggaran Desa Diduga Digondol Kades" Warga Geruduk Gedung DPRD, Tuntut Kades Agar Dipecat

Sku Metropolitan
Sabtu, 29 Juli 2017
Subang, METRO  -Ratusan warga yang menga tasnamakan Forum Masyarakat Desa Ciasem Te ngah Kecamatan Ciasem, menggeruduk ke ge dung DPRD Kabupaten Subang,mengadukan Kades sesuai kesalahannya, agar dipecat sekali gus dihukum, Kamis (20/7/2017).

Kedatangan ratusan warga yang menggunakan kendaraan roda empat minibus dan lima truk tersebut, bermaksud mengadukan Kades Ciasem Tengah, Saeful Efendi, yang diduga menyeleweng kan berbagai bantuan anggaran untuk desa.

Warga kemudian melakukan audiensi dengan DPRD, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Beni Rudiono, untuk membahas dugaan penyeleweng an tersebut.

Berdasarkan selebaran Forum Masyarakat Desa Ciasem Tengah, yang ditandatangani Tatang Hidayat selaku penanggungjawab aksi dan Ahmid Irwanto selaku sekretaris forum, warga menuding, kades telah menyelewengkan berbagai bantuan desa, dengan nilai mencapai Rp500 juta lebih.

Bantuan yang diduga dikorupsi itu, mulai dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Ban tuan Keuangan untuk Desa (BKUD/K), dan Ban tuan Provinsi (Banprov) sejak Tahun Anggaran 2014, 2015 dan 2016.

“Kami menduga kuat, berbagai bantuan desa itu diselewengkan kades untuk memerkaya diri sen diri, sehingga pembangunan tidak sesuai dengan hasil musyawarah warga,”ujar penanggungjawab aksi demo, Tatang Hidayat.

Warga menduga, berbagai bantuan anggaran untuk desa tersebut, digunakan kades untuk membeli sejumlah properti pribadi.

Di antaranya, membeli rumah baru senilai Rp180 juta, rehab rumah berikut pembangunan pagar Rp200 juta, isi atau perabotan rumah, mobil pikap dan sedan camry, beli toko buah-buahan di Pasar Ciasem Rp150 juta, dan sebagainya.

“Selain poin-poin itu, kami menduga masih ada penyelewengan lain yang belum terdeteksi. Kare na itu, kami meminta aparat hukum segera menin daklanjuti dugaan penyelewengan tersebut,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, meski enggan menjawab panggilan telpon dan hanya membalas melalui pesan singkat, Kades Ciasem Tengah, Saeful Efendi, membantah tudingan warganya. Bahkan, dirinya bersumpah, jika tuduhan warga ihwal dugaan penyelewengan berbagai bantuan anggaran desa tersebut, tidak benar.

“Maaf saya masih rapat di kecamatan, persiapan Agustusan. Demi Allah, (tuduhan warga) enggak benar,”ujarnya melalui pesan singkat.

Selanjutnya, Efendi meminta agar mengonfirmasi persoalan ini kepada pihak Kecamatan Ciasem.

“Mangga (silahkan) komfirmasi sama kecamatan saja,”pungkasnya. (DS/ABH)