'Serangan Hama Wereng'‎ Petani Di Subang,Gagal Panen Tekor 40 Miliar

Iklan Semua Halaman

.

'Serangan Hama Wereng'‎ Petani Di Subang,Gagal Panen Tekor 40 Miliar

Sku Metropolitan
Sabtu, 29 Juli 2017
Subang, METRO.- Di Kabupaten Subang sekitar 5 Ribu Hektar sawah pertanian di Enam Kecamatan gagal panen akibat tanaman padi diserang hama wereng.‎

Dari ke enam Kecamatan yang gagal panen ter sebut diantaranya adalah terjadi di Kecamatan Binong, Pagaden, Cipunagara, Pagaden Barat, dan Kecamatan Compreng. Ironisnya, petani mengalami gagal panen itu akibat serangan hama wereng itu terjadi sudah dua kali musim. akibat dari gagal panen, petani di enam kecamatan tersebut mengalami kerugian total sekitar Rp40 miliar.


Meski demikian para petani berharap pihak peme rintah dalam hal ini, Dinas Ketahanan Pangan Su bang segera bertindak mencari solusi untuk mem berantas hama wereng tersebut.

\'Harapan para petani terutama yang mengalami gagal panen, hendaknya pihak pemerintah segera bertindak cari solusi untuk mengatasi masalah ha ma wereng sekaligus mengantisifasi serangan ha ma wereng tersebut. Pasalnya kalau tak ada tin dakan protektif dan preventif, dipastikan kembali petani akan gigit jari, sementara petani keluarkan modal sudah miliaran rupiah\', kata Ketua Gabung an Kelompok Tani (Gapoktan) Cipunagara,Taopik kepada, warta wan.kamis (13/7).‎

Taopik mengatakan, terjadinya petani gagal pa nen akibat serangan hama wereng yang tak ter kendali dan imbasnya akan berdampak pada sawah pertanian kelompok yang lainya, karena jika dibiarkan tak ada tindakan upaya cari solusi untuk antisifasi sekaligus membasmi serangan hama wereng tersebut, itu akan menjadi wabah endemis wereng dan ini mengancam sawah pertanian yang ada di Kabupaten Subang yang miliki status lumbung padi ke 3 di Jabar. 


\'Kalau gagal panen, capaian target akan gagal juga. Sementara Subang ini salah satu daerah yang adi lubung padi,\' tandasnya.

Menurut keterangan Taopik, akibat gagal panen yang dipicu serangan hama wereng, dampaknya yang terburuk, petani ada yang mengalami stres, Struk dan bahkan ada yang meninggal dunia. 


\'Sawaah mereka gagal panen, sementara modal sudah keluar. Dan itu hasil utang. Ada yang tidak kuat mental menghadapi ini, sehingga ada yang meninggal dan strok,\' katanya

Sementara itu di Desa Jati Kecamatan Cipunagara Subang, kendatipun petani dan anggota Koramil melakukan penyemprotan untuk mengusir hama wereng. Namun upaya tersebut hasilnya sia-sia karena tanaman padi yang rata-rata berusia 45 hari itu habis dimakan hama wereng. 


‎DS/ABH.