Bupati Subang Resmikan Pencanangan Gerakan Tanam Kedelai

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Subang Resmikan Pencanangan Gerakan Tanam Kedelai

Sku Metropolitan
Jumat, 25 Agustus 2017

SUBANG, METRO
Pencanangan gerakan tanam Kedelai di daerah Kabupaten Subang tahun 2017, secara resmi telah dibuka oleh Bupati Su bang, Hj Imas Aryumningsih, di Desa Sidamulya Kecamatan Cipunagara, ditandai dengan simbolis penanaman Kedelai dilahan milik Poktan Tani Mukti, Jum'at (04/08/17)
Penanaman kedelai diikuti pula, para tamu unda ngan yang hadir,  Kasrem 063 SGJ Letkol Arm Wahyu Widodo,  Kabid produksi tanaman pangan Prov Jabar Ir Uneef Primadi, ‎Dandim 0605/ Su bang Letkol inf Fikri Ferdian, dan Kadis Pertanian Kab.Subang Ir Djaja Rohandaneja.

Dalam sambutannya,  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Jaja  Rohadamaja, menjelas kan,  penyakit hama seperti hama wereng coklat dan hama virus yang bawaan dari luar membuat berkurangnya hasil panen dan bahkan gagal panen total yang saat ini dirasakan banyak para petani Kabupaten Subang.

Disisi lain, berbagai upaya untuk pencegahan serangan hama terus dilakukan bersama TNI AD dalam hal ini Babinsa di bawah Komando Kodim 0605/Sbg dan PPL melakukan penyemprotan hama. 'Tercatat sampai pada bulan Juli kemarin,  hama wereng coklat  menyerang tanaman padi sampai 100 hektar lebih, dan juga membawa hama virus. Sehingga upaya untuk melawannya sementara  menggantinya dengan kedelai, paparnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Tanam Pangan dan Holtikutura Prov. Jabar yang disampaikan oleh Kabid Produksi Tanaman Pangan Unif Permadi menjelaskan, kebutuhan kedelai di Jabar  saat ini sebanyak 375 ribu ton pertahun, namun rata-rata hanya menghasilkan 1.6 ton perhektar. 'Harusnya dari luas yang ada baru walaupun 120 ribu hektar, itu bisa menghasilkan rata 2,3 ton perhektar. Kendalanya adalah perbenihan dan harga, maka provinsi akan menganggarkan untuk perbenihan sebesar 1,5 milyar,' ungkapnya.

Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih mengaku  prihatin apa yang sedang dihadapi oleh para petani Kab.Subang terutama persoalan serangan hama wereng yang cukup sulit dihilangkan.

Menurutnya,  ruang gerak membantu petani Subang juga kendala yang dihadapi selain benih yaitu tidak adanya UPTD pertanian di Kabupaten Subang. Padahal,  UPTD merupakan panjangan tangan dari pemerintah daerah. 'Namun kedepan insyaallah pertanian kita akan meningkat, karena dengan adanya bendungan, sehingga panen itu bisa 2 sampai 3 kali pertahunnya, dengan pencangan kedelai inipun kita berharap semoga hasil kedelai kita bisa berlimpah juga selain itu‎, saya ucapkan terimaka sih kepada TNI yang telah membantu para petani. Sebentar lagi musim kemarau jangan sampai rebutan air. Sekarang ada Babinsa yang tersebar di setiap Desa yang siap membantu membagi air ke blok sawah,' pungkasnya.

Sebelumnya kedatangan Bupati Subang dan para tamu undangan disambut musik gamelan dan pertunjukan aksi bela diri para pelajar SMP. Setelah simbolis penanaman kedelai, Bupati Subang juga memberikan sejumlah bantuan berupa benih 2 ton, pompa air.14 in 3in 5, Asuransi Tani 14 orang untuk luas tanah 15 hektar, mesin pemotong rumput 4, dan 1buah traktor pemotong padi. ( DS/ABH)‎