Dana Desa Untuk Bangun TPSS dan Rabat Jalan

Iklan Semua Halaman

.

Dana Desa Untuk Bangun TPSS dan Rabat Jalan

Sku Metropolitan
Sabtu, 26 Agustus 2017
 Tulungagung Metro,
Pada kenyataannya, mayoritas warga pedesaan masih membuang sampah dengan cara menggali lubang ada juga warga hanya membakar sampah begitu saja tanpa ada pengelolaan lebih lanjut bahkan banyak warga yang membuang sampah kesaluran irigasi.

“ini akan berakibat pada pencemaran lingkungan”. Tutur kades (PLT) Ds. Kauman, Kec. Kauman, Kab. Tulungagung, Ir. Subur Hariyanto kepada koran Metropolitan.

Berangkat dari kenyataan itu, kades subur mengatakan bahwa Dana Desa (DD) pada tahun 2017 ini diprioritaskan untuk pembangungan tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) dan jalan rabat beton di persawahan.

Subur mengatakan pada tahun 2017 ini, Ds. Kauman Kec. Kauman Kab. Tulungagung menerima DD sebesar Rp. 775.124.000,00 sedang 80% dari dana DD tersebut digunakan untuk prioritas bidang pelaksanaan pembangunan Desa sedangkan 20% nya untuk bidang pemberdayaan masyarakat Desa.
“untuk pembangunan tempat pembuangan sampah sementara dibangun di dusun kalitumpang, selain itu bak sampah karet dan kontainer penampung sampah juga disiapkan”, tuturnya.

Subur menambahkan, untuk pembangunan rabat jalan beton ke area persawahan juga menjadi priorotas pembangunan Desa Kauman, pasalnya mayoritas warga Kauman adalah petani sehingga disaat musim tanam dan musim panen para petani tidak mengalami kendala, karena saat ini kalau musim panen raya tiba para petani sulit untuk  mengangkut hasil panennya karena jalan yang becek dan berlumpur. “Kenapa kita rabat beton, karena kualitas jalan akan tahan lama, keinginan kami, sekali dibangun untuk selamanya”, kata subur.

Ia menambahkan, “senang  melihat antusias warga yang ikut berperan aktif dalam mendukung pembangunan Desa. Pasalnya tidak hanya kaum lelaki tapi ibu-ibu juga ikut serta”,pungkasnya.
Ditempat terpisah, Widodo (41) warga dusun kalitumpang, mengatakan di desa kami yang semula membuang sampah kebingungan, sekarang tidak lagi karena sudah ada bak karet dan kontainer penampung sampah”, ujarnya.

Sementara itu, Sumidi (58) warga setempat mengatakan”, rabat beton jalan menuju persawahan sangat diharapkan, karena selama ini para petani kesulitan membawa hasil panen karena jalan yang becek dan berlumpur apalagi jaraknya jauh dari jalan beraspal, semoga cepat selesai dibangun sehingga para petani tidak kesulitan membawa hasil panennya”, katanya.

Dana Desa yang sedang bergulir menjadi andalan setiap Desa untuk berbenah dan menata desanya menjadi baik, dana desa benar terasa dan berdampak pada roda perekonomian masyarakat, untuk itu setiap desa berlomba menciptakan program yang berlandaskan azas keterbukaan dan transparasi demi pembangunan desa yang tepat sasaran.(Sar/Jon)