Dirjen PK Transmigrasi Kunjungi Tulangbawang

Iklan Semua Halaman

.

Dirjen PK Transmigrasi Kunjungi Tulangbawang

Sku Metropolitan
Sabtu, 26 Agustus 2017


TULANGBAWANG, METRO
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang (Tuba), ramah tamah bersama Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia berserta rombongan, dalam rangka silaturahmi kunjungan kerja ke daerah, yang dilaksanakan dirumah Dinas Bupati Tuba, rabu malam (9/8).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Sobri, Dirjen Transmigrasi Dr. IR. Muhammad Nurdin, Msi, beserta rombongan, Kepala Dinas Transmigrasi Raden Mansus, Kepala Dinas Dispemda Ria Kholdi, Kepala Dinas Perhubungan Tohir Alam, Kepala Dinas kesehatan Dr. Heri Novrizal, dan beberapa pejabat eselon III, IV dilingkup Pemkab Tulangbawang.

Dalam sambutannya, Bupati Tulangbawang Hanan A Rozak, yang disampaikan Sekda Sobri, bahwa melalui pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM), yang mendorong pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan pasilitas Sosial, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi penduduk desa tertinggal. “Transmigrasi tidak lagi merupakan program pemindahan penduduk, melainkan upaya untuk pengembangan wilayah yang telah di tetapkan menjadi KTM, agar masyarakat transmigrasi dapat menjalankan ekonomi, seperti adanya Bumdes, merupakan program dari Anggaran Dana Desa (ADD), yang di programkan oleh pemerintah pusat, untuk pemerataan pembangunan di desa,”ungkap Sobri. 

Sementara Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Desa Tertinggal, Dr.IR. Muhammad Nurdin, Msi, mengatakan, dalam kunjungannya beserta rombongan, untuk meninjau kawasan desa transmigrasi yang telah menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM). “Kunjungannya kali ini untuk melihat secara langsung perkembangan unit pemukiman transmigrasi Kabupaten Tulangbawang dan apa saja yang harus di benahi guna peningkatan pendapatan masyarakat unit pemukiman transmigrasi Tuba dan warga sekitarnya, seperti pengembangan industri pagan, guna percepatan KTM, agar menjadi KTM mandiri, bila layak menjadi KTM mandiri maka akan dilakukan pembangunan oleh pemerintah pusat,”terang Muhammad Nurdin.(Fendi)