POLDA METRO JAYA MELAKUKAN OTT PADA DPMPPTST KABUPATEN BEKASI

Iklan Semua Halaman

.

POLDA METRO JAYA MELAKUKAN OTT PADA DPMPPTST KABUPATEN BEKASI

Sku Metropolitan
Selasa, 19 September 2017

BEKASI, METRO
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro (Polrestro) Jaya dan Polres Metro Bekasi, Jawa Barat melakukan operasi tangkap tangan pada Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pengadaan Perijinan Terpadu dan Satu Pintu (DPMPPTST) Kabupaten Bekasi.  "Itu terjadi beberapa jam dan berhasil mengamankan dua pelaku serta barang bukti berupa data," kata Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Ferry Iriawan di Kabupaten Bekasi, Senin.

Menurut dia dalam penangkapan ini berhasil mengamankan satu orang dengan status pegawai negeri sipil atas nama Abdul Hamid dan warga sipil yang tidak dapat dikasih tahu identitasnya. Permasalahan tersebut masih digunakan untuk pengembangan kasus operasi tangkap tangan. Dikarenakan ada beberapa hal yang krusial dan masih dalam penyelidikan.

Dalam penangkapan tersebut kedua pelaku tersebut langsung di gelandang ke mobil kijang inova nomor Polisi B 19 TML dan beberapa berkas dan CPU komputer. Selain itu, penyidik dari Polda Metro Jaya juga berhasil mengamankan sejumlah uang Rp 35.000.000.

Sementara itu, Kepala Bidang Perijinan DPMPPTST Kabupaten Bekasi, Deni menjelaskan dalam penangkapan itu pihak kepolisian hanya meminta keterangan sederhana berupa sepak bterjang pelaku.

Dan juga kedatangan Polisi tersebut tidak diketahui sebelumnya, serta mereka langsung masuk ke ruangan guna melakukan pemeriksaan. Namun hal tersebut belum diketahui maksud tujuannya dengan masuk ke ruangan perijinan. Tetapi hal tersebut masih belum ada ulasan.

Ia menambahkan  dalam hal ini Dinas DPMPPTST Kabupaten Bekasi  akan tetap koperatif dan siap bila harus memberikan keterangan, itu bila diperlukan.

Hal tersebut sebelumnya memang belum diketahuinya. Pemeriksaan tersebut berlangsung selama tiga hingga empat jam dengan membawa berkas dan data dari komputer. "Dari keterangan pihak berwajib tadi menyebutkan adanya tindak pemungutan berupa uang dari dua perusahaan di Kabupaten Bekasi," katanya. (Tampu)