Sangat Prihatin Siswa Belajar Menggunakan Mebeuleir “Lapuk”

Iklan Semua Halaman

.

Sangat Prihatin Siswa Belajar Menggunakan Mebeuleir “Lapuk”

Sku Metropolitan
Sabtu, 02 September 2017


Bekasi, Metro.
Bekasi sebagai Kota Penyangga Ibukota Negara dan Kota Industri terbesar di Asean, masih memiliki sarana pendidikan yang sangat memprihatinkan. Beberapa ruangan belajar hanya memiliki meja dan kursi yang suda lapuk bahkan tidak memilik sandaran. Hal itu dikatakan salah seorang orang tua siswa SD Negeri 04 Mangun Jaya Tambun selatan Kabupaten Bekasi kepada wartawan baru-baru ini.
Orang tua siswa menjelaskan, waktu anak saya kelas IV belajar diruang ini, kelas V juga diruangan ini, tetapi tidak ada perubahan tetap menggunakan kursi dan meja sudah tidak layak pakai itu. Para siswa harus merebut meja yang layak untuk dipakai, kalau  yang terakhir datang tidak ada lagi kursi yang bisa diduduki.

Selain kursi dan bangku, lantai ruangan juga banyak yang pecah, tidak ada perawat dari piha Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Pengelola sekolah sudah seharusnya menganti meja kursi yang sudah lapuk dan memperbaiki lantai ruangan belajar. Kalau hal seperti itu dibiarkan terus bisa mencelakai siswa, karena paku dan pecahan kramik sudah siap untuk mencelakainya.

Dia menambahkan, pada tahun 2016, ada pembangunan empat lokal, tetapi empat ruangan tersebut masih terkuci karena belum diisi meja dan kursi. Kalau pengelola sekolah dan Pemerintah Daerah benar- benar memperhatikan keadaan sekolah, tidak bakal ada sekolah seperti ini, jelasnaya.

Sementara itu kepala SD Negeri 04 Mangunjaya, Sardin, saat mau dikonfirmasi, tidak ada di tempat, menurut beberapa orang tua siswa yang sedang menunggu anaknya mengatakan, Kepsek jarang masuk, katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupatrn Bekasi Yumarno ketika dimintai tanggapanya tentang keprihatinan sekolah SD N Mangunjaya 04 mengatakan, kami akan segera melanjtkan keluhan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan.


Menurutnya bulan November ini akan ada pengadaan Mebeuleir untuk 394 SD Negeri dan 200 SMP, tetapi  saya belum tahu pasti, sekolah mana saja yang akan menerma Mebeuleir tersebut, katanya.  (dpt)