SDN Beji 1 Butuh Kamar Mandi

Iklan Semua Halaman

.

SDN Beji 1 Butuh Kamar Mandi

Sku Metropolitan
Sabtu, 16 September 2017
DEPOK, METRO
Secara umum masalah sanitasi masih menjadi tantangan bagi Indonesia. Sanitasi yang baik, di mana salah satu indikatornya adalah toilet yang higienis, sangat memengaruhi kesehatan dan kemampuan anak untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik.

Beberapa kondisi memprihatinkan yang sering dijumpai pada toilet sekolah antara lain jumlah toilet yang tidak mencukupi sesuai dengan jumlah murid di sekolah, tidak tersedianya air bersih dalam jumlah yang cukup, serta kloset yang tidak bersih, berbau dan dapat dijamah oleh serangga.

"Toilet sekolah juga banyak yang tidak menyediakan tempat cuci tangan yang memadai. Ventilasi dan pencahayaan toilet masih kurang dan belum tercukupinya fasilitas pendukung kebersihan toilet,"
Idealnya Toilet  Sekolah harus ada minimal satu toilet untuk 50 orang, karena toilet di sekolah adalah kebutuhan mutlak yang harus diperhatikan agar ketika mau buang air, jangan sampai mengantri atau mungkin menahannya, karena hal itu bisa berdampak kepada kesehatan.

Sejolah Dasar (SD) Negeri Beji 1 Pancoran mas, Kota Depok Jawa Barat,  jumlah siswanya sebanyak 450 orang hanya mempunyai toilet 2 pintu. Hal ini sangat jauh dari ideal yang membuat anak didik sering antri ketika mau mengunakan toilet. Dari jumlah siswa, seharusnya SD N Beji 1,  harus memiliki delapan (8) toilet.

SDN Beji 1 yang berlokasi di pusat Kota, kurang perhatian dari pemerintah Kota Depok. Berada di pusat kota tentunya sudah harus mendapatkan fasilitas yang memadai.

Pemerhati pendidikan di Kota Depok, Hotler S, sangat prihatin melihat minimnya jumlah toilet di SDN Beji 1. Jumlah siswa dengan jumlah Toilet tidak sebanding, hal ini akan mempengaruhi kepada siswa siswa saat mau ke kamar mandi. Pemerintah  sudah seharusnya menambah Toilet di sekolah tersebut. Coba dibayangkan apabila ada yang kebelet untuk buang air 10 orang aja, bisa-bisa berak di celana atau kencing di celana.”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Biji,  Lili Sundari  mengatakan, minimnya jumlah Toilet   menjadi problem di sekolah ini. Dirinya mengaku sudah dua kali membuatkan proposal pengajuan penambahan Toilet, namun belum terealisasi.”Harapan saya pengajuan yang kedua yang belum lama ini dibuatkan bisa di kabulkan dan terlaksana.” Ujarnya.


Dia menambahakan, komite sekolah memang mendorong dan memberi masukan  dengan cara memberdayakan  orang tua murid untuk menambah toilet di SDN Beji 1 ini. “Tetapi saya menolak takut dikatakan pungli, walaupun konsekwensinya akan berproses lama. Ya, sudahlah kita tunggu saja bantuan dari pemerintah,” harapnya. ( Jalampong R)